Amankan Indonesia, TNI Tak Mau Kecolongan

Para remaja yang mempunyai kemampuan diarahkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pa Sahli Pangdam XII/Tanjungpura Bidang Sosial dan Budaya, Kolonel Inf Isa Anshori mengatakan, dalam mengamankan wilayah Indonesia, saat ini TNI menggunakan filosofis jarum jatuh ke jerami TNI pun harus mendengar.

Ini artinya TNI tidak mau menunggu hal-hal yang tidak baik itu bergejolak, tetapi mulai dari tanda-tanda itu TNI sudah mengantisipasi dan berusaha mengatasi.

"Kami tidak mau begitu kecolongan baru mengatasi, jadi lebih baik preventif daripada mengatasi. itu untuk semuanya baik ideologi, politik, sosial budaya," ucap Kolonel Isa kepada Tribun, Selasa (20/9/2016).

Kolonel Isa mengatakan, beberapa upaya yang dilakukan TNI dengan memberikan imbauan dan arahan kepada remaja terkain kenakalan maupun narkoba. Para remaja yang mempunyai kemampuan diarahkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan positif.

Dari semua itu yang paling pokok adalah komunikasi. Karena kalau tidak ada komunikasi tentu tidak akan selesai. Tetapi percayalah TNI dimanapun berada selalu menumbukan kepekaan dan meningkatkan pembangunan masyarakat.

Selain itu, terhadap kelompok ekstrimis, TNI selalu melakukan silaturahmi. Setidaknya mereka dapat mengerem untuk tidak berbuat, karena TNI berusaha mengamankan wilayah dengan menimbulkan rasa kesungkanan kepada mereka sehingga mereka mau membatalkan niatnya.

"Istilahnya sosialisasi dan konmuikasi, tetapi kalau mereka memaksakan kehendak hingga terjadi brutal, mau gak mau kita akan turunkan secara brutal juga," tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk membuat komunitas apa saja dan jangan menyendiri. Misalnya pengajian, olahraga dan sebagainya. Dengan mengikuti sebuah komunitas, nantinya akan saling sharing dan mencurahkan unek-unek.

"Unek-unek tentu akan habis dalam pertemuan tersebut, tetapi kalau tidak ada pertemuan semacam itu nanti mereka akan liar, seolah dia paling benar sendiri," imbaunya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved