Ini Berita Kalbar yang Terbit Kamis

Sebelum rekontruksi, Rianto sempat bersujud mohon ampun kepada Nasuri mertuanya.

Editor: Galih Nofrio Nanda
TRIBUNPONTIANAK/DHITA MUTIASARI
Adegan-demi adegan yang diperankan tersangka Riyanto (38) pelaku pembacokan istri dan anak kandung hingga tewas dalam proses rekonstruksi yang digelar di Polres Mempawah, Rabu (7/9). 

Rianto Sujud Minta Ampun ke Mertua

MEMPAWAH, TRIBUN - Polres Mempawah menggelar rekontruksi pembunuhan istri dan anak di Dusun Banyumanik, Desa Sungai Radak 1, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (7/9/2016).

Tersangka, Riyanto alias Rianto (38), tega menghabisi anaknya yang masih berusia 7 bulan, Rini, dan istrinya Painem (32).

Sebelum rekontruksi, Rianto sempat bersujud mohon ampun kepada Nasuri mertuanya.

Ia mengaku khilaf menghilangkan nyawa anaknya sendiri Riani alias Rini.

Namun Nasuri segera berlalu meninggalkan Rianto yang kembali digiring aparat.

Sedikitnya 17 adegan yang diperankan dalam rekonstruksi. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (8/9/2016).(*) --

Dorong Warga Kalbar Ikut Amnesti Pajak

PONTIANAK, TRIBUN - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalbar, Slamet Sutantyo, mengatakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendorong diberlakukannya Amnesti Pajak untuk menarik kembali dana milik warga Indonesia (repatriasi) yang disimpan di luar Indonesia.

"Bukan hanya mengungkapkan dana yang ada di luar negeri tetapi juga harta yang ada di dalam negeri yang belum di laporkan di dalam SPT Tahunan tahun 2015. Penghitungan nilai dana yang ada di dalam negeri diserahkan sepenuhnya kepada pemilik harta (Wajib Pajak)," ujar Slamet, Rabu (7/9/2016).

Slamet juga mengatakan harta yang dimaksud dapat berupa mobil, motor, perhiasan, emas dan lain-lain atau pun barang tidak bergerak lainnya seperti tanah, rumah dan kebun.

Apabila semua harta ini diungkapkan atau disampaikan di dalam Surat Pengungkapan Harta (SPH) untuk mendapatkan Amnesti Pajak maka WP harus membayar uang tebusan.

Adapun tarifnya bervariasi sesuai dengan periode atau apakah harta yang diungkapkan adalah SPH akan direpatriasi atau tidak. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (8/9/2016).(*) --

Hari Raya Galungan di Kampung Bali

KAYONG UTARA, TRIBUN - Umat Hindu di Desa Sedahan Jaya, atau yang akrab dikenal dengan Kampung Bali, Kayong Utara, merayakan Hari Galungan, Rabu (7/9/2016).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved