Bupati Kayong Utara Pertanyakan Pekerjaan Pembangunan Sail Selat Karimata

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Kayong Utara ini, beberapa pekerjaan terlihat berjalan lamban dan ada beberapa spes yang kurang.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FAUZI
Warga melintas di pintu masuk Pantai Pulau Datuk, yang menjadi tempat acara puncak Sail Selat Karimata, 15 Oktober 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara Hildi Hamid pertanyakan pekerjaan pembangunan di beberapa lokasi acara puncak Sail Selat Karimata di kawasan Pantai Pulau Datuk.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Kayong Utara ini, beberapa pekerjaan terlihat berjalan lamban dan ada beberapa spes yang kurang. Padahal memasuki bulan oktober beberapa pekerjaan harus rampung.

Untuk mengevaluasi hal ini, dirinya akan mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

“Banyak spes yang tinggal, kalian bisa liat ini. Kami akan undang BPK nya, temasuk dari Provinsi tanggal 6 (September), kita akan evaluasi, kita sudah mengingatkan juga. Kita belum tahu persoalan dia, karena kemarin saya dengar ada juga permasalahan administrasinya, yang saya dengar, antara perusahaan dengan PPK, tapi sudah selesai, tapi ini kita juga belum tahu kenapa PPK nya juga tidak pernah hadir disini. Kita tidak bisa berbuat apa-apa, lain halnya kalau kerjaan APBD, sudah saya ultimatum tidak ada penambagan waktu, tetap denda kalau tidak selesai, kalau di merekakan saya tidak bisa seperti itu," ungkap Hildi Hamid.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved