Misteri Kopi Bersianida

Percobaan Bunuh Diri, Patah Hati dan Tangisan Jessica saat Sidang

Surat tersebut berisi kekecewaan Jessica karena Patrick tak menepati janji dan meninggalkannya. Padahal Jessica melakukan banyak hal untuk Patrick.

Editor: Marlen Sitinjak
KOMPAS.COM
Terdakwa Jessica Kumala Wongso 

"Tanggal 22 November ada suicide note. Dia minum alkohol dengan pesan bunuh diri seolah-olah pesan dia saat sudah meninggal."

Surat tersebut berisi kekecewaan Jessica karena Patrick tak menepati janji dan meninggalkannya. Padahal Jessica sudah melakukan banyak hal untuk Patrick.

Selain itu, Jessica merasa keluarganya tidak memperhatikannya, sehingga ia merasa tak ada guna melanjutkan hidup.

BACA JUGA: Otto Hasibuan Sebut Keterangan Psikiater Bunuh Karakter Jessica

"Isinya kurang lebih dia (Jessica) bilang kalau sudah tak ada dukungan dari Patrick dan keluarganya. Sehingga ia melakukan bunuh diri," tutur Natalia.

Jessica Menangis

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan tak habis pikir dengan catatan psikologi dari Natalia itu. Sebab, semua keterangan Natalia membuat Jessica shock sampai menangis.

"Saat itu dibacakan, dia sudah nangis. Kalian tidak lihat kali ya. Tapi saya bilang, jangan kamu nangis, tahan," ujar Otto.

Reaksi Jessica dalam sidang ini dinilai Otto serba salah. Sebab, jika Jessica menangis, publik akan menilai itu tanda sebuah ketakutan.

Tetapi sebaliknya, jika tertawa, masyarakat akan memandang alumni Billy Blue College, Australia, itu sebagai pembunuh berdarah dingin.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved