Dua Pria Pilih Hidup di Hutan Selama 41 Tahun! Begini Kisahnya

Keduanya menghabiskan empat dekade berikutnya belajar untuk berburu, membangun tempat tinggal dan bertahan hidup.

Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN FILE/IST
Ho Van Lang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Saat ini kita mengenal sosok Tarzan hanya dari film-film yang beredar. Dimana sosok tersebut dibesarkan dari bayi oleh sekelompok binatang, hingga ia bisa menjadi besar dan menguasai hutan.

Namun siapa sangka, ternyata sosok Tarzan tidak hanya ada di film fiksi, tetapi ada di kehidupan nyata. Bahkan ia telah tinggal di hutan belantara selama lebih dari 40 tahun.

Dan kini 'perjalanan' jauhnya berakhir, dan ia telah membuat perjalanan emosional saat kembali ke rumahnya. Lantas apa yang membuat pria ini tinggal di hutan, dan bagaimana ia bisa bertahan hidup di sana?

Adalah pria bernama Ho Van Lang yang kini berusia 44 tahun, dan ayahnya Ho Van Thanh berusia 85 tahun, telah menghabiskan waktunya selama 41 tahun di hutan distrik Tay Tra Quang Ngai, Vietnam.

Mereka meninggalkan rumah mereka setelah perang terjadi dan mendirikan rumah di hutan. Keduanya menghabiskan empat dekade berikutnya belajar untuk berburu, membangun tempat tinggal dan bertahan hidup.

BACA: Terlibat Illegal Fishing, 22 Warga Vietnam Dideportasi Lewat Bandara Supadio

Keduanya ditemukan pada tahun 2013, dan sejak saat itu mereka telah mulai kehidupan baru beradaptasi di luar hutan di kampung halamannya.

Kini mereka tinggal di sebuah rumah kecil, dan baru-baru ini mereka kembali ke hutan dengan seorang fotografer bernama Alvaro Cerezo dari Docastaway .

"Saya bisa merasakan dia sangat senang kembali ke tempat di mana keduanya telah hidup selama ini. Setelah sehari penuh berjalan melalui hutan kami tiba di rumah lamanya. Lang menatap ke kejauhan selama hampir satu jam," ucap Cerezo yang kami kutip dari Mai Online.

Ho Van Thanh pernah menjalani kehidupan normal bersama keluarganya, di dusun Tra Kem, kala itu terjadi Perang Vietnam.

Tapi satu hari istri dan dua anaknya tewas ledakan tambang, yang membuatya syok dan lari ke hutan.

Ia juga membawa anaknya yang baru berumur dua tahun ke dalam hutan, setelah itu tidak pernah melakukan kontak dengan orang lain.

Pasangan ini bertahan hidup dengan mencari makan berupa buah-buahan dan singkong, serta menanam jagung.

Untuk pakaian, mereka mengenakan cawat terbuat dari kulit kayu, dan tinggal di sebuah gubuk kayu yang berada lima meter di atas tanah. (Mai Online)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Jusuf Kalla Memberi Solusi

 

Kisah Artis Kelahiran Pontianak

 

Butet Sosok Kartini Masa Kini

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved