Helikopter Timpa Rumah

Helikopter yang Jatuh Timpa Rumah Warga Berumur Puluhan Tahun

Sabrar melanjutkan, meski helikopter sudah berumur puluhan tahun, tapi kondisinya selalu dijaga. Bahkan, sebelum lepas landas, heli laik terbang.

Editor: Marlen Sitinjak
twitter.com/@maximerah
Helikopter jatuh dan timpa rumah di Sleman 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SLEMAN - Kadispenad Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengatakan, helikopter TNI AD tipe Bell 205 A1 yang jatuh di Dusun Kowang, Desa Taman Martani, Sleman, Yogyakarta, merupakan buatan 1976 atau telah berusia 40 tahun.

"Heli ini adalah Heli Bell 205, buatan Amerika tahun 1976," kata Sabrar, di Media Center Dispenad, Jakarta, Jumat (8/7/2016).

BACA: TNI AD: Heli Bell 205 BKO Bukan untuk Presiden Jokowi

Sabrar melanjutkan, meski helikopter sudah berumur puluhan tahun, tapi kondisinya selalu dijaga. Bahkan, sebelum lepas landas, heli dinyatakan laik terbang.

"Ketika akan terbang dinyatakan kondisi laik terbang. Untuk dugaan kita tunggu tim investigasi," jelas Sabrar.

Helikopter tersebut jatuh menimpa dua rumah milik warga setempat, yakni Heru dan Parno. Kedua rumah itu dalam keadaan kosong saat insiden terjadi.

Dari kejadian ini, tiga orang meninggal dunia yakni Letda Cpn Angga Juang, Serda Yogi Riski Sirait, dan Fransiska Agustin.

Sementara, tiga lainnya luka berat, yaitu Kapten Cpn Titus Sinaga, Serka Rohmat, dan Kopda Sukoco.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved