Dua Sampel Kue Mengandung Pewarna Tekstil
Intinya besok (Jumat) kue yang mengandung rhodamin tersebut harus sudah tidak beredar lagi
Penulis: Novi Saputra | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dua sampel kue terbukti positif mengandung rhodamin atau pewarna tekstil usai tim keamanan pangan dari Dinas Kesehatan Kota Singkawang yang dibackup sembilan puskesmas dari lima kecamatan di Kota Singkawang menyisir lokasi-lokasi penjualan panganan di wilayahnya masing-masing.
Setidaknya 200 sampel dikumpulkan yang kemudian dites di Dinas Kesehatan Kota Singkawang. Dari 200 sampel ini dua sampel yang diambil di wilayah Singkawang Barat didapati positif mengandung rhodamin.
Kasi Pengendalian Makanan dan Bahan Berbahaya Dinas Kesehatan Kota Singkawang, Rudi Susanto menuturkan pihaknya mempergunakan test kit bantuan dari BBPOM Pontianak dalam melakukan tes ini.
Dinas kesehatan selanjutnya akan mendatangi penjual kue tersebut, dan meminta agar tidak menerima titipan dari produsen yang sama. Selanjutnya pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap produsen kue itu.
"Intinya besok (Jumat) kue yang mengandung rhodamin tersebut harus sudah tidak beredar lagi," kata Rudi
Selain itu pihaknya juga akan menyurati instansi terkait seperti Dinas Perdagangan, Satpol PP dan Kepolisian guna menyampaikan informasi dan pengambilan langkah lanjutan terkait temuan rhodamin ini.
Meski demikian, kata Rudi, pada dasarnya panganan yang dijual di Singkawang aman untuk dikonsumsi. Sebab berkaca dari lima kecamatan yang dilakukan pengambilan sampel, hanya dua yang didapati positif, sehingga masyarakat tidak harus takut dan was-was.
"Secara umum dari hasil kegiatan ini bisa dikatakan juadah yang beredar di masa Ramadan ini bisa dikatakan aman." Katanya.
Selain itu kata Rudi untuk kedepan jika ada instansi lain atau masyarakat yang ingin bekerjasama dalam melakukan pengecekan pihaknya siap melayani, sepanjang test kit masih mencukupi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sampel-takjil_20160616_192011.jpg)