PLN Pindahkan Mesin, Warga Batu Ampar Khawatir Pelayanan Menurun
Hal lainnya dari perpindahan mesin ini, bisa berujung munculnya gejolak dari masyarakat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Rencana peralihan lokasi mesin PLN di Desa Batu Ampar ke Desa Padang Tikar mendapat penolakan dari warga Padang Tikar.
Apalagi hingga informasi peralihan lokasi mesin sudah berjalan 75 persen, sosialisasi dari pihak PLN belum tampak.
Banyak warga berang dengan sikap PLN, karena seharusnya sosialisasi dilakukan sejak jauh hari.
Kekhawatiran warga dari perpindahan mesin PLN ini paling utama adalah dari pelayanannya.
“Kita sebenarnya siap menjawab kendala apa saja yang dihadapi PLN sehingga haruh memindah mesin PLN ini. Jika memang dibutuhkan lokasi baru dari desa kita siap untuk memberikan lokasi baru,” ujar Sekdes Batu Ampar, Abdul Gani, saat ditemui dirumahnya, Minggu (5/6/2016).
Hal lainnya dari perpindahan mesin ini, bisa berujung munculnya gejolak dari masyarakat.
“Setidaknya pihak PLN harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terlebih dahulu melalui sosialisasi. Takutnya saat pelaksanaan perpindahan, masyarakat melakukan tindakan di luar batas,” ungkapnya.
Kepala Desa Batu Ampar, Junaedi Abdullah, mengatakan, selama ini pelayanan PLN di desanya hanya sekitar 14 jam saja pada malam hari.
“Kita khawatir sekali jika nantinya mesin PLN ini dipindah ke lokasi yang lebih jauh jangkauannya. Berdampak pada semakin buruknya pelayanan PLN di Desa Batu Ampar,” katanya.
Oleh karena itu pihak desa bersedia menghibahkan lahan jika memang membutuhkan lokasi yang lebih strategis di Desa Batu Ampar.
Junaedi menerangkan Desa Batu Ampar memiliki 7 dusun terdiri dari wilayah pesisi dan pegunungan. Energi listrik bagi masyarakat sangat dibutuhkan. Terutama pada malam hari apalagi saat ini memasuki bulan Ramadan.
“Kita harap dari PLN tidak ada pemadaman pada saat masyarakat melaskankana ibadah di bulan Ramadan. Dari itulah kenapa masyarakat sedikit kesal dengan keputusan PLN yang hendak memindah mesin mereka. Sebab selama ini, mereka sudah merasa puas dengan pelayanan PLN meski tidak full 24 jam,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mesin-pln-batu-ampar-1_20160605_175418.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mesin-pln-batu-ampar-2_20160605_175613.jpg)