Siswa Resah Lahan SDN 09 Diminta Segera Dikosongkan
Ini sebenarnya kita kasihan dengan anak-anak. Namun anak-anak sudah saya kondisikan
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dilema dan tanda tanya belakangan ini kembali menghantui benak sejumlah siswa SDN 09 Mempawah Timur di Kelurahan Pasir Wan Salim Kecamatan Mempawah Timur.
Hal ini lantaran sejak Jumat (13/5/2016) malam kemarin tertancap plang agar lahan sekolah mereka segera dikosongkan hingga batas waktu 30 Mei mendatang.
"Ini sebenarnya kita kasihan dengan anak-anak. Namun anak-anak sudah saya kondisikan, mereka banyak bertanya bagaimana nanti kita mau sekolah, mau ulangan, mau belajar kalau sekolah tutup. Terus terang saya sedih mendengarnya," kata Ketua Komite SDN 09 Mempawah Timur, Abdul Latif, Minggu (15/5/2016).
Dia mengatakan, pihaknya berupaya memberikan pemahaman dengan penyampaian positif ke siswa hingga mereka tidak drop dengan kondisi ini.
Ia mengatakan penancapan tiang plang oleh ahli waris ini buntut dari permasalahan kepemilikan lahan yang ditempati sekolah ini. Proses ini sebetulnya sudah lama dan berlarut-larut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/plang-pemilik-lahan-1_20160515_204211.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/plang-pemilik-lahan-2_20160515_204219.jpg)