Pembunuhan Anisa Diduga Terencana

Meski belum menetapkan pelaku, pihaknya sudah memeriksa enam saksi termasuk suami korban.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Steven Greatness
TRIBUN PONTIANAK/RIVALDI ADE MUSLIADI
Mayat korban bernama Nisa yang ditemukan mengapung di belakang kantor Bupati kemarin, saat ini sedang dilakukan autopsi oleh tin Biddokes Polda Kalbar di RSUD Sekadau, Sabtu (23/4/2016). TRIBUN PONTIANAK/RIVALDI ADE MUSLIADI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pembunuhan terhadap Anisa diduga terencana. Indikasinya, pelaku sudah menyiapkan batako, tali, hingga karung untuk menenggelamkan korban.

Pihak Kepolisian, tidak melihat adanya indikasi pencurian ataupun perkosaan. Pejabat sementara Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Badarudin mengatakan, dari hasil autopsi, tak ada tanda bekas kekerasan dan benda tumpul lain pada tubuh korban. Demikian dengan pakaian korban yang masih utuh.

"Kalau perkosaan, tidak ada indikasi ke sana. Saat ditemukan, pakaian korban lengkap. Kemudian sepeda motornya ada 150 meter dari TKP. Perhiasan yang digunakan korban juga masih ada. Hanya anting dan kalung yang tidak ada. Jadi kalau tindak pidana perampokan, ini kecil kemungkinannya," jelas Badarudin, Senin (25/4/2016).

Meski belum menetapkan pelaku, pihaknya sudah memeriksa enam saksi termasuk suami korban. Saat ini, proses penyelidikan terus dilakukan.

"Kita masih lakukan penyelidikan untuk temukan pelaku pembunuhan. Hari ini Kapolda juga akan memberikan arahan ke penyidik supaya kasus ini tetap pada jalurnya. Tidak bias. Sehingga kita bisa melakukan pengungkapan kasus," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved