Program Peduli Anak di Perkebunan Sawit
Hadir Wakil Bupati Sambas Dr. Pabali Musa, M.Ag pada kegiatan program peduli dan menyampaikan hidup harus berjuang.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Steven Greatness
Citizen Reporter
Hamidan Ibnu Chairy
Direktur LAPMI HMI Cabang Pontianak
TRIBUNPONTIANAK,CO.ID, PONTIANAK - Program peduli kepada masyarakat untuk mengatasi eklusi terutama pada anak yang bekerja di perkebunan sawit menjadi perhatian khusus, terutama oleh kaum muda di Kalimantan Barat dan tidak ketinggalan pemuda Sambas.
Mulai dari sosialisasi, pembentukan dan penguatan kapasitas serta berbagai bentuk layanan-layanan yang diberikan langsung kepada anak seperti life skill baik berupa pelatihan bengkel, sablon, instalasi listrik, sanggar tari budaya, kelompok belajar anak beserta yang lainnya.
Lembaga Pengembangan Masyarakat Pedesaan (Gapemasda) dan Komite Pendidikan Masyarakat Desa (KPMD) beberapa waktu lalu melaksanakan program peduli di Kecamatan Subah Desa Sabung kepada anak-anak beserta masyarakat.
Berbagai hal yang dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi dan mendampingi agar anak mempunyai soft skill. Berbagai pihak hadir dalam program peduli bagi anak diperkebunan yang jauh dari akses pendidikan.
Aan Sumantri selaku fasilitator lapangan program peduli menuturkan kegiatan yang dilakukan berupaya memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperlihatkan potensi masing-masing,
"Bahwa kegiatan yang dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak memperlihatkan potensi yang mereka miliki terutama kepada pemangku kebijakan. Mereka-mereka merupakan anak yang jauh dari perkotaan dan bahkan sulit untuk mendapatkan akses layanan dari pemerintah. Baik berupa pendidikan layak maupun kesehatan yang merupakan hak mereka," ungkap kader Himpunan Mahasiswa Islam, Aan Sumantri kepada penulis, Rabu (21/4/16).
Tambah Aan akrab panggilannya, kegiatan dilakukan menjadi bukti bahwa anak-anak memiliki potensi yang tidak kalah saing dengan anak yang ada diperkotaan dan di daerah yang akses layanannya serba berkecukupan dan berharap banyak yang akan peduli terhadap masa depan mereka.
Hadir Wakil Bupati Sambas Dr. Pabali Musa, M.Ag pada kegiatan program peduli dan menyampaikan hidup harus berjuang meskipun dengan segala keterbatasan.
"Kita harus berjuang dengan keterbatasan ini. Karena hidup berjuang susahnya sesaat dibandingkan dengan kita harus hidup menyerah dengan kondisi ini, karena susah. Dan sakitnya akan selamanya," tegasnya saat kegiatan.
Wakil Bupati menekankan akan pentingnya ilmu pengetahuan demi masa depan lebih baik, " Dengan program peduli ini, kita mendapatkan satu tenaga baru dan semangat baru untuk bagaimana menyelamatkan dan mengarahkan anak-anak kita supaya dapat mendapatkan hak-haknya. Dan mencapai masa depan yang lebih baik. Begitu juga dengan orang tua untuk juga belajar memberikan hak-hak anak. Dan pesan saya kepada anak-anak, manfaatkan program ini untuk belajar menambah pengetahuan dan wawasan demi masa depan yang lebih baik" Ujar pesan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-sambas-foto-bareng-di-kebun-sawit_20160420_160351.jpg)