Gerhana Matahari Total
Warga Kecewa, GMT di Kendawangan Tak Terlihat Sempurna
GMT di Kendawangan puncaknya terjadi sekitar dua menit mulai pukul 07.30 WIB hingga 07.32.
Penulis: Subandi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ribuan orang berkumpul di Pelabuhan Kecamatan Kendawangan, Rabu (9/3/2016). Selain warga sekitar banyak juga warga dari luar Kendawangan. Tujuannya menyaksikan gerhana matahari total (GMT) yang diprediksi lebih sempurna jika dilihat dari tempat ini.
Warga Kecamatan Delta Pawan, Opi (35) mengaku sengaja datang ke Kendawangan. Ia pun mengaku senang melihat ribuan orang berdatangan. Terlebih di pelabuhan itu diselenggarakan berbagai kegiatan dan hiburan oleh Pemerintah Ketapang.
Namun ia mengaku sedikit kecewa terhadap situasi dan kondisi di Kendawangan. Tapi bukan pada acara yang diselenggarakan pemerintah. Kekecewaanya karena GMT di tempat itu ternyata tak bisa dilihat sempurna.
Lantaran langit tertutup awan tebal bahkan paginya diguyur hujan. “Pada hal kita jauh-jauh dari Kota Ketapang kan ingin melihat gerhana secara sempurna. Tapi sayang ternyata langit tertutup awan,” katanya kepada Tribun di Ketapang, Rabu (9/3/2016).
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ketapang, Yulianus membenarkan GMT di Kendawangan tak terlihat sempurna 100 persen. Lantaran kondisi cuaca mendung sehingga GMT tak terlihat jelas.
Ia menjelaskan GMT di Kendawangan puncaknya terjadi sekitar dua menit mulai pukul 07.30 WIB hingga 07.32.
“Tapi saya senang melihat ribuan masyarakat sangat antusias menghadiri kegiatan kita dan menyaksikan bersama-sama fenomena alam itu,” katanya.
Diharapkannya kedepan Ketapang tetap menjadi tujuan para wisatawan tak hanya ketika terjadi GMT tersebut. “Kita harap Ketapang tetap menjadi tujuan wisatawan. Karena memang kita memiliki keindahan alam yang lainnya,” ungkapnya.