PIN Polio
DPRD Harapkan PIN Polio Libatkan Mahasiswa Kesehatan
Dalam tumbuh kembang anak-anak kita akan lebih sehat. Jadi peran pemerintah setelah ini dengan mendatangi langsung rumahtangga sasaran yang ada balita
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Firdaus Zarin menuturkan perlu peran tenaga mahasiswa di bidang ini agar kegiatan bisa lebih sukses. Lantaran dengan kader yang bertambah, maka target akan semakin mudah tercapai.
"Kalau dilihat dari kinerja saya yakin target itu bisa tercapau karena kader mereka sangat rajin. Mungkin juga yang perlu di tambah jumlah relawan, mungkin bisa melibatkan adik-adik kita di Fakultas Kesehatan, Poltekes sambil mereka belajar dan mengambil pengalaman," ujarnya saat menghadiri PIN di UPTD Siantan Hilir, Selasa (8/3/2016).
Menurutnya, sistem pemberian PIN ini tidak jauh berbeda dengan program pengentasan kemiskinan. "Di mana pendataan dilakukan langsung datang ke rumah, by name by addres. Sehingga sasarannya tepat dan sistem PIN juga ada sweeping juga," katanya.
Namun ditegaskannya, bukan tidak mungkin ada target yang tidak terdeteksi. "Ini mungkin perlu juga menjadi bahan pemikiran bahwa target sudah ada tidak menutup kemungkinan masih ada yang belum terdata. Ini memang kita harapkan peran aktif masyarakat mendatangi petugas kesehatan," pintanya.
Sementara itu Anggota Komisi Alfian Aminardi, menambahkan, tujuan dilakukan kegiatan supaya anak-anak menjadi sehat dan terhindar dari polio.
"Dalam tumbuh kembang anak-anak kita akan lebih sehat. Jadi peran pemerintah setelah ini dengan mendatangi langsung rumahtangga sasaran yang ada balita," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Pontianak Sutarmidji membuka langsung Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di UPTD Siantan Hilir, Selasa (8/3/2016) pagi.
Kegiatan berlangsung meriah dipadati kaum ibu yang membawa anaknya. Kegiatan juga diselingi dengan permainan.
Pada awal kegiatan, tampak Sutarmidji meneteskan vaksin polio kepada beberapa anak menandakan kegiatan ini dibuka dan berakhir satu pekan ke depan.
"Target kita 57.303 anak usia polio dalam satu minggu, jadi tidak boleh ada yang tidak imunisasi," ujarnya kepada wartawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pin-polio-pontianak-6_20160308_120031.jpg)