Polisi Bunuh Anak Kandung

Soal Mutilasi yang Dilakukan Oknum Polisi Melawi, Kapolres Sanggau: Ini Kasus Pertama di Kalbar

Kasus mutilasi yang dilakukan oknum anggota Kepolisian terhadap dua anak kandungnya membuat heboh masyarakat Kalbar.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Sejumlah awak media dan polisi menunggu di luar kamar jenazah RSUD Melawi, Jumat (26/2/2016). Petugas mengawal ketat dan melarang sementara, termasuk kerabat korban, melihat korban secara langsung. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SANGGAU - Kasus mutilasi yang dilakukan oknum anggota Kepolisian terhadap dua anak kandungnya membuat heboh masyarakat Kalbar. Bahkan, berita tersebut sempat menjadi trending topik.

Menanggapi hal itu, Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go mengaku prihatin atas kasus tersebut. Ia pun menegaskan akan terus melihat prilaku keseharian anggotanya.

“Ini kasus pertama di Kalbar, saya sangat prihatin kasus ini terjadi,” katanya, Jumat (26/2/2016).

Dengan terus memantau keseharian prilaku anggotanya, diharapkan prilaku yang berpotensi menyimpang sudah bisa terpantau.

“Anggota itu dipantau bagaimana kehidupan sehari-harinya, kita berikan mereka pembinaan minimal satu kali dalam seminggu, semua Polres dan kesatuan di wilayah hukum Polda Kalbar saya yakin sudah melaksanakan itu,” katanya.

Kendati begitu, persoalan yang dihadapi setiap anggota tidak banyak yang tahu termasuk pimpinan di kesatuannya.

Kapolres menerangkan, setiap jajaran di Polres-Polres memang memiliki potensi berbeda-beda. Agar kasus di Melawi tidak terjadi di Sanggau, anggota yang berpotensi melakukan prilaku menyimpang akan terus dipantau.

Ikuti perkembangan beritanya di topik: Polisi Bunuh Anak Kandung

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved