BNN Kalbar akan Test Ulang Urine PNS Imigrasi yang Positif Narkoba
Isnawati juga mengatakan dari 48 PNS yang terdata untuk melakukan test urine, baru 41 orang PNS yang sudah, masih ada 7 orang PNS yang belum.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - BNN Provinsi Kalbar membenarkan satu PNS jajaran Divisi Keimigrasian yang mengikuti test urine pada Selasa (3/11/2015), hasilnya terindikasi positif mengandung zat narkotika.
Namun, Isnawati Kabid pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Prov Kalbar menuturkan hasil test urine ini masih belum final, karena pihaknya akan mencoba menggunakan alat test merk lain untuk keakuratannya.
"BNN hanya sebatas kewenangannya untuk melakukan test urine saja, selain itu hasil dari tes urine ini tidak final dikatakan mereka fositif narkoba. Belum tentu karena hasilnya akan di test lagi dengan alat yang lain," katanya saat di konfirmasi oleh sejumlah wartawan.
Kemudian ia menuturkan pihaknya juga menunggu hasil yang valid, karena bisa saja ada obat dokter yang dikonsumsi ada mengandung obat-obat terlarang, selain itu pihaknya juga akan melakukan pendalaman apakah yang bersangkutan narkoba atau tidak.
Isnawati juga mengatakan dari 48 PNS yang terdata untuk melakukan test urine, baru 41 orang PNS yang sudah, masih ada 7 orang PNS yang belum, saat di konfirmasi ke 7 PNS tersebut ada yang sakit dan juga sedang menjalankan tugas di luar kota, maka yang belum di test urine maka akan di lakukan pada lain hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/petugas-dari-bnn-provinsi-kalbar_20151103_223923.jpg)