Tragedi Mina

Hilang Usai Tragedi Mina, Handphone Ida Murtika Sempat Bisa Dihubungi

Kalau kakak ipar saya ini memang ndak ada kabar beritanya

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Arief
IST
Ida Murtika Por'ie berfoto bersama ayahnya, H Por'ie sesaat akan berangkat ke Asrama Haji Pontianak, Minggu (6/9/2015) lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu jemaah haji dari regu 36, rombongan IX Kloter 14 asal Kalbar, Ida Murtika Por'ie hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Adik iparnya, Hauriah mengungkapkan bahwa, kabar Ida belum diketahui keluarga hingga kini. Pasca tragedi Mina, suaminya, Prof Mashudi hanya dapat menghubungi rekan kerjanya Prof Junaidi Matsum Mahmud, yang memang selaku ketua regu 36.

"Kalau kakak ipar saya ini memang ndak ada kabar beritanya, anak Pak Junaidi, dokter Hendi itu bilang hanya mamanya saja yang sakit, di lihat di ruang jenazah pun ndak ada," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (28/9/2015)

Hauriah menjelaskan, selama ini pihak keluarga gusar menunggu kabar Ida, tak satu pun jemaah lain yang mengetahui kondisi ataupun keberadaannya. Bahkan saat mengikuti yasinan di kediaman Prof Junaidi bersama Kepala Kemenag Kota Pontianak, Andi Ja'far Harun, ia tak mendapatkan kepastian kabar iparnya tersebut.

"Katanya jangan disebarkan kabar-kabar yang belum ada kepastian dan belum jelas, kita tunggu kabar dari Mekkah," jelas.

Dikatakannya, pasca tragedi Mina, pihak keluarga berupaya menghubungi nomor telepon seluler Ida. Namun tak dapat berkomunikasi, walau panggilan telepon tersebut masih terhubung.

"Kemarin masih masuk, sekarang sudah ndak aktif lagi. Setelah mendengar kabar dia tak diketahui keberadaannya, ndak pernah dihubungi lagi," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved