Oesman Sapta Perintahkan Cabut Karpet Merah di Gedung DPR

Oesman Sapta menilai, keberadaan karpet merah di Gedung Nusantara III itu cukup mengganggu orang yang sedang berjalan.

Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang menyindir pimpinan DPR yang menggelar karpet merah di gedung Nusantara III.

Karpet merah tersebut terpasang di depan pintu masuk hingga lift menuju ruang pimpinan DPR.

"Lo pikir orang dihormati gara-gara karpet? Orang dihormati itu karena isi manusianya. Janganlah gila hormat," kata Oesman Sapta di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Oesman Sapta menilai, keberadaan karpet merah di Gedung Nusantara III itu cukup mengganggu orang yang sedang berjalan.

Dirinya pun meminta agar karpet merah tersebut dicabut karena keberadaannya cukup menganggu.

"Saya minta itu dicabut, orang lewat jadi terganggu," tuturnya.

Masih kata Oesman Sapta, dirinya menilai, pemasangan karpet merah itu sama sekali tidak mencerminkan lembaga wakil rakyat yang seharusnya dekat dengan rakyat.

Menurutnya, karpet merah itu justru membuat lembaga parlemen menjaga jarak dari rakyatnya.

"Harusnya Kalau ada tamu negara saja ini (karpet merah) baru dipasang," sarannya.

Diketahui, karpet merah itu mulai terpasang sejak DPR Periode 2014-2019 kepemimpinan Setya Novanto.

Oesman Sapta sebagai Wakil Ketua MPR dan Wakil Ketua DPD mengaku sama sekali tak tahu mengenai pemasangan karpet tersebut.

Hanya pimpinan saja atau tamu penting yang dapat melewati karpet merah tersebut. Saat tidak dilewati pimpinan, karpet itu ditutup oleh pembatas.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved