Trigana Air Hilang Kontak

Oksibil Masih Berkabut, Hingga Kini Evakuasi Belum Bisa Dilakukan

Empat pesawat milik Trigana siap mengangkat jenazah korban Trigana Air PK-YRN yang saat ini sudah berada di Oksibil, Pegunungan Bintang.

Editor: Mirna Tribun
AFP PHOTO
Tim Penyelamat berhasil menemukan black box pesawat Trigana Air ATR 42-300 di pegunukan kawasan Oksibil Selasa (18/8/2015). Pesawat Trigana Air ATR 42-300 yang semula dinyatakan hilang akhirnya ditemukan pada 18 Agustus dalam keadaan hancur di kawasan Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Kecelakaan tersebut menelan korban 54 orang tewas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,JAYAPURA - Empat pesawat milik Trigana siap mengangkat jenazah korban Trigana Air PK-YRN yang saat ini sudah berada di Oksibil, Pegunungan Bintang, Kamis (20/8/2015). 

Komandan Lanud Jayapura Kol Inf I Made Susila Adyana , Kamis (20/8/2015), mengatakan empat pesawat yang disiapkan adalah jenis Twin Otter dan ATR.

Namun, hingga kini evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca di Oksibil yang masih berkabut. Jarak pandang di Oksibil hanya 500 meter, sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan. Kol Pnb

Adyana menambahkan, keempat pesawat itu saat ini siap di bandara Sentani.

"Mudah-mudahan cuaca segera cerah sehingga evakuasi dapat segera dilakukan," ujar Dan Lanud Jayapura itu.

Sementara itu dilaporkan baru empat jenazah yang dievakuasi ke Jayapura dan kini berada di RS Bhayangkara. Sedangkan yang di RS Oksibil tercatat 47 kantong jenazah.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved