Terkena Tali Kelayang, Warga Sungai Kunyit Meninggal Dunia

Dua warga, Kabupaten Mempawah mengalami accident, bahkan ada yang hingga tewas akibatkan tali layangan.

Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Pasien korban tali layangan sedang mendapat perawatan intensif, Sabtu (1/8/2015). Telah terjadi dua kasus kecelakaan hingga ada yang meninggl dunia akibat layangan yang terjadi hampir berdekatan pada sore ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MEMPAWAH - Dua warga, Kabupaten Mempawah mengalami accident, bahkan ada yang hingga tewas akibatkan tali layangan, Sabtu (1/8/2015) sore.

Di mana satu orang meninggal dunia, Rizki (14) asal Semparong Desa Semudun Kecamatan Sui Kunyit tersengat aliran listrik saat mengejar layangan dan talinya mengenai aliran listrik. Kejadian itu terjadi sekitar rumahnya sekitar pukul 18.00 wib.

Sementara korban lainnya, Indra Gunawan (38) warga BTN Sebukit Indah Mempawah kecelakaan dari motornya lantaran saat berkendaraan terkena tali layangan, di sekitar jalan Parit Banjar Desa Bakau Kecil sekitar pukul 17.40 wib.

Perawat RSUD dr Rubini, Erliandi mengatakan saat pasien yang meninggal dunia sudah dibawa oleh pihak keluarganya sementara untuk pasien yang kecelakaan dari motor masih dilakukan penanganan medis, yakni observasi bagian cidera ditubuhnya.

"Sore ini banyak korban terkena layangan. Satu orang datang kesini sekitar pukul 18.00 sudah dalam kondisi sudah meninggal. Kalau untuk satunya lagi mengalami cidera dibagian dadanya akibat benturan saat terjadi kecelakaan," ujar perawat menceritakan keterangan yang didapat dari pihak keluarga.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved