Jaga Romantisme untuk Hubungan Seks yang Bergairah

kehidupan seks dalam pernikahan jika tidak dibumbui dengan romantisme, keintiman, maupun gairah, akhirnya dapat menciptakan masalah baru

Jaga Romantisme untuk Hubungan Seks yang Bergairah
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kehidupan pernikahan, tidak terkecuali kehidupan seks tak selalu berjalan mulus. Oleh sebab itu, terkadang kehidupan seks dalam pernikahan jika tidak dibumbui dengan romantisme, keintiman, maupun gairah, akhirnya dapat menciptakan masalah baru dalam biduk rumah tangga. 

Lalu, apa sebenarnya yang harus dilakukan? 

Para terapis seks bekerja memberikan solusi atas permasalahan kehidupan seks dalam pernikahan. Mereka menjelaskan beberapa solusi yang baiknya ditempuh pasangan agar kembali memperoleh kehidupan seks bergairah. Berikut uraiannya. 

1. Bina hubungan secara emosional
"Ketika saya menangani pasangan, saya sering mengingatkan bahwa semakin hubungan antar mereka dibina secara emosional, maka akan semakin mudah untuk berhubungan seksual. Seseorang kerap lupa memperhatikan pentingnya keterkaitan dengan pasangannya di luar hubungan seks dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan seks mereka," tutur Jason Greenberg PhD, seorang psikolog klinis berlisensi dan psikoanalis. 

2. Pikirkan manfaat bercinta 
Jane Greer PhD, seorang pakar hubungan percintaan dari New York, Amerika Serikat mengungkapkan, ada baiknya Anda memikirkan bercinta sebagai sesuatu yang Anda lakukan untuk diri sendiri, bukan hanya untuk pasangan. Sebab, wanita memiliki kecenderungan memandang seks sebagai keharusan untuk memenuhi kebutuhan pasangan. "Padahal, sebenarnya seks juga bermanfaat bagi wanita secara fisik dan emosional. Pikirkan seks sebagai ucapan "ya" untuk Anda pula," jelas Greer. 

3. Ciptakan keintiman
"Saya seringkali meminta klien untuk saling berbagi 'rotisandwich' setidaknya dua kali dalam seminggu. Maksud 'rotisandwich' di sini adalah faktor keintiman yang termasuk dalam 'lapisan' seks di antara dua 'lapisan' cinta. Keintiman semacam ini bisa menjadi kombinasi foreplay, pijatan sensual, sesi bercinta romantis, atau sesi bercinta sekejap," ujar Ava Cadell PhD, pendiri situsSexpert.com

4. Buat jadwal bercinta 
Membuat jadwal bercinta memang terkesan tidak romantis. Namun, jadwal semacam ini akan sangat berguna bagi Anda yang sudah cukup lama tidak bercinta dengan pasangan sehingga benar-benar harus menjadwalkannya. "Apabila didiskusikan dengan baik, jadwal ini akan mengurangi kecemasan dan perasaan adanya penolakan bagi pasangan. Sehingga, mulailah membuat jadwal bercinta sampai akhirnya menjadi rutinitas," saran Karen Stewart PsyD, seorang terapis seks. 

5. Fleksibel 
Terapis seks Bill Bercaw PsyD mengungkapkan, pasangan di mana memiliki kehidupan seks yang baik memiliki ekspektasi fleksibel dan mampu membuat penyesuaian dari satu aktivitas seks ke aktivitas lainnya. "Inilah sebenarnya filosofi yang ingin kami bagikan kepada pasangan. Buatlah ruang untuk saling merasakan hal yang unik tentang seks guna mengurangi tekanan dan memberikan kebebasan saat bercinta," sebut Bercaw. (prevention.com)

Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved