Tri Suci Waisak 2559 BE

Perayaan Waisak di Candi Borobudur akan Dihadiri 20.000 Umat Buddha

Detik-detik Waisak akan berlangsung Selasa malam pukul 23.18.

Editor: Steven Greatness
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Para biksu mengambil air suci dalam rangkaian Tri Suci Waisak di Umbul Jumprit, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (31/5). Air suci tersebut nantinya akan disatukan dengan pengambilan api yang dibawa ke Candi Borobudur dalam peringatan detik-detik Waisak. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MAGELANG - Sebanyak 20.000 umat Buddha dari 18 negara akan menghadiri puncak perayaan Waisak 2559 BE/2015 di Candi Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2015) malam.

Umat dari negara asing yang datang, antara lain, berasal dari Tibet, Thailand, dan Tiongkok.

Demikian dituturkan Kepala Dewan Penyantun Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Murdaya W Po saat ditemui di sela-sela acara pengobatan gratis di Candi Borobudur, Senin (1/6).

Salah satu tamu yang akan hadir dalam perayaan Waisak adalah Presiden Joko Widodo.

Detik-detik Waisak akan berlangsung Selasa malam pukul 23.18. Setelah melangsungkan ritual puja bakti menyambut detik Waisak, acara akan dilanjutkan dengan tradisi pelepasan ribuan lampion di atas candi pukul 00.00.

Kepala Divisi Keuangan dan Administrasi Kantor Unit Taman Wisata Candi Borobudur Aryono Hendro Malyanto mengatakan, mendekati Waisak, jumlah kunjungan wisatawan ke Candi Borobudur meningkat. Pada akhir pekan, Sabtu (30/5) dan Minggu (31/5) kemarin, jumlah wisatawan mencapai lebih dari 20.000 orang per hari.

Sebelumnya, pada hari-hari biasa, jumlah pengunjung yang biasanya hanya berkisar 3.000-4.000 orang per hari melambung mencapai lebih dari 10.000 orang per hari.

Hingga Senin siang, Aryono mengatakan, pihaknya belum mengetahui kapan sterilisasi kawasan Candi Borobudur dilakukan.

"Sampai saat ini kami belum tahu kapan arus kunjungan wisatawan harus ditutup," ujarnya.

Hari Senin, sebelum perayaan Waisak, Walubi menggelar pengobatan massal secara gratis di area Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur. Melibatkan 379 dokter, termasuk dokter dari Singapura, pengobatan gratis ini diharapkan mampu mengobati 8.000-9.000 pasien.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved