Tribun on Focus

Mengenal Sekilas Tim Bio Energy Untan

Yang kami lakukan adalah memberi pemaparan tentang energi dan sebaliknya dari pihak yang kami kunjungi juga melakukan hal serupa

Penulis: Nina Soraya | Editor: Arief
TRIBUN/DEDI
Tribun on Focus edisi April mengangkat tema Ironi Siswa Pelosok Terhalang Daftar SNMPTN. Diskusi ini digelar di ruang rapat Tribun Pontianak, Rabu (8/4/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu di antara pemapar yang hadir dalam Tribun on Focus hari ini, Rabu (8/4/2015) adalah tim Bio Energy Universitas Tanjungpura (Untan). Sekilas profile dari Tim Bio Energy ini adalah satu di antara unit kegiatan yang ada di Untan sejak 2010 lalu. Dahulu

Tim ini diberi nama Bio Diesel Untan. Kemudian diganti menjadi Bio Energy Untan.

Tim ini merupakan wadah bagi mahasiswa berprestasi Untan, yang terpilih melalui seleksi akademik, kecakapan dan memiliki komitmen untuk menjadi agent of change sebagai penggerak program energi baru dan terbarukan di Kalbar.

Konsultan Tim Bio Energy Untan, Jamaluddin, menjelaskan, Bio Energy Untan ini melakukan banyak kegiatan untuk mengampanyekan soal energi baru dan terbarukan. Seperti kegiatan kunjungan ke Laos, Malaysia, Thailand, hingga Tiongkok yang dilakukan dari 2011-2012.

"Yang kami lakukan adalah memberi pemaparan tentang energi dan sebaliknya dari pihak yang kami kunjungi juga melakukan hal serupa," katanya saat hadir di Tribun on Focus di Kantor Tribun Pontianak, Rabu (8/4/2015).

Untuk tahun ini, lanjut Jamal, dengan program Bio Energy Goes to School, kegiatan difokuskan ke dalam Kalbar dengan membagi tiga tim.

Ada tim jalur utara yang mencakup Mempawah, Singkawang, Bengkayang, Sambas. Sementara tim timur berada di Sanggau, Sekadau, Sintang dan Kapuas Hulu. Lalu untuk tim selatan berlokasi Kubu Raya, Kayong Utara, dan Ketapang.

"Kami bersama membantu anak-anak daerah untuk berpartisipasi meningkatkan angka pendidikan di Kalbar. Lewar program ini kami mencari tahu apa saja masalah siswa yang ingin mendaftar perguruan tinggi. Tapi sambil kami juga mensosialisasikan energi baru terbarukan kepada anak-anak untuk dapat lebih cinta terhadap lingkungan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved