Menelusuri Jejak Aset PT BIG

Ditutup Tahun 2000, Mes PT BIG Tak Pernah Lagi Difungsikan

Aset ini selain mes juga Kantor Perwakilan PT BIG di Ketapang. Ada juga aset lainnya, berupa sebidang tanah di areal yang sama

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Arief
TRIBUN PONTIANAK/HAMDAN DARSANI
Masjid Istiqomah, satu di antara aset PT BIG di Desa Kuala Dua, Kubu Raya. 

"Kalau ingat dulu, kita gak nyangka perusahaan besar seperti Benua Indah bisa bangkrut. Bukan sedikit karyawan yang bekerja di sini. Saat masih menjadi karyawan, saya juga biasa membantu para pengurus Masjid Istiqomah mengurus masjid. Bahkan membantu mengurus TPA," kenang Sholihin saat ditemui Tribun.

Ia menceritakan murid TPA milik perusahaan itu cukup banyak, mencapai 60 anak setiap kali mengaji. Namun, sejak perusahaan mulai berhenti beroperasi, tidak ada lagi murid yang belajar di TPA.
Untuk menyambung hidupnya, Sholihin sekarang giat berjualan es keliling dengan sepeda motornya di sekolah-sekolah di Sungai Raya dan Rasau Jaya. Mantan karyawan PT BIG lainnya, Ahmad Khuldi (40), mengaku 14 tahun bekerja di pabrik.

Ia pun tak menyangka perusahaannya bisa tutup. "Siapa dulu orang Pontianak yang tak kenal PT Benua Indah. Sungai Adung sudah macam kota besar. Banyak orang yang ingin ke sana untuk mengadu nasib dan mengubah perekonomian," kenangnya.

Ia pertama bekerja pada 1992. Gaji per hari saat itu Rp 1.300, dengan waktu kerja 2 shift. Jika dikumpkan ada Rp 55.800 setiap dua bulan. Dari gaji tersebut, gaji Ahmad kemudian perlahan naik hingga mencapai gaji tertinggi Rp 750 ribu setiap dua pekan. Ia bekerja sebagai operator mesin pemotong bahan.

"Saya mulai curiga ketika perusahaan tiba-tiba mulai meliburkan karyawan. Mulai tiga hari produksi, tiga hari kemudian libur kembali seminggu. Karyawan masuk kembali setelah libur seminggu. Namun, ketika sudah di gudang, bahan baku tidak ada. Ahirnya karyawan kembali diliburkan dua minggu hingga akhirnya behenti total dan dapat kabar PHK," ujarnya. (subandi/hamdan/bersambung)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved