Tempurung Penyu Raksasa Berkeping-keping Kena Gigitan Buaya

Menurut pemilik taman satwa Crocodylus Park, Grahame Webb, bobot gigitan mulut buaya itu sebesar 3 ton.

Editor: Steven Greatness

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, SIDNEY - Tempurung keras penyu raksasa yang sudah mati, hancur berkeping-keping dalam satu kali gigitan oleh seekor buaya besar di sebuah pantai di Taman Nasional Garig Gunak, negara bagian Northern Territory, Australia.

Seperti dilansir daily mail, Jumat (19/12/2014), momen langka itu diabadikan oleh kamera penjaga hutan, Dani Best..

Menurut Dani Best, penyu yang berukuran sekitar seperlima ukuran buaya itu sudah mati di pantai pada dua minggu lalu. Penyu Olive Ridley yang tergolong hewan langkah itu, mati karena terjerat jaring.

Best lantas mengeluarkan penyu itu dari jaring, dan kemudian membiarkan hewan tersebut tergeletak namun dipantau dengan kamera. Selama waktu dua minggu, kamera menangkap sejumlah binatang mendatangi bangkai penyu itu.

Satu di antara yang berhasil diabadikan adalah aksi caplokan seekor buaya besar yang mampu menghancurkan tempurung penyu menjadi berkeping-keping, dan kemudian memakan bangkainya.

Menurut pemilik taman satwa Crocodylus Park, Grahame Webb, bobot gigitan mulut buaya itu sebesar 3 ton. Pantas saja tempurung keras penyu itu langsung hancur. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved