Pemilu 2014

Panwaslu Banjir Kritikan di Rapat Pleno Penetapan Caleg Terpilih

Pemasangan baliho, misalnya. melalui surat edaran KPU namanya baliho tak boleh ada gambar caleg

Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Singkawang melaksanakan rapat pleno penetapan caleg terpilih dari parpol peserta Pemilu 2014,  di hotel Mahkota Singkawang Senin (12/5/2015).Pleno kali ini dihadiri  perwakilan dan saksi partai.

Kecuali PAN yang sejak semula menolak pleno penetapan hasil pemungutan suara. Baik wakil partai maupun saksi tampak tak ada di jejeran kursi yang disiapkan.

Pada kesempatan itu, kinerja Panwaslu Singkawang lebih banyak disorot ketimbang penetapatn itu sendiri. "Banyak hal-hal terjadi di lapangan seharusnya panwas cepat tanggap. Jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat," ungkap Sekretaris Partai Golkar Singkawang, Erwin Ananta.

Demikian pula mengenai tindak lanjut temuan di lapangan. Hal itu, menurutnya jelas bukan hanya sekedar menjadi catatan Panwaslu.
Dirinya memuji KPU Singkawang yang telah menyelenggarakan Pemilu sesuai harapan. Meski tahun ini pihaknya hanya bisa memasukkan dua nama untuk menjadi wakil rakyat.

Ketua DPD Partai Nasdem Singkawang, Sumberanto Tjitra menyatakan, masih ada rasa sungkan di tubuh Panwaslu untuk menindak kesalahan yang dibuat partai besar. Selain itu, menurutnya mengenai masalah pelanggaran yang banyak, namun hanya ditindak sebagian kecil.

"Pemasangan baliho, misalnya. melalui surat edaran KPU namanya baliho tak boleh ada gambar caleg. Nasdem diturunkan kita tak protes, tapi yang lain menjamur," paparnya.

Tidak sampai di situ. Pihaknya juga menemukan tim sukses calon yang masuk menjadi bagian dari Panwaslu. Sementara itu pula, ada oknum petugas TPS yang mengarahkan pemilih mencoblos calon dari partai tertentu. "Dari sisi kinerja (Panwaslu) ada perbaikan dari tahun ke tahun. Kita harapkan ke depannya Panwaslu melakukan penindakan harus tegas kepada siapa saja yang melanggar," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved