Warga Panik Kebakaran Tujuh Ruko Disertai Ledakan di Pasar Laut Ngabang
Kobaran api yang begitu cepat dan besar disertai beberapa kali ledakan, sehingga membuat warga dan penghuni ruko semakin panik.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Tujuh rumah toko (Ruko) yang berada di Pasar Laut Ngabang nyaris rata dengan tanah akibat amukan si jago merah pada Selasa (25/3/2014) pagi.
Kobaran api yang begitu cepat dan besar disertai beberapa kali ledakan, sehingga membuat warga dan penghuni ruko semakin panik. Beberapa di antaranya berhamburan keluar ruko sambil menyelamatkan barang dagangan maupun barang berharga lainnya.
Kepanikan semakin bertambah ketika terdengar ledakan cukup kuat. Berselang tidak lama, datang beberapa mobil pemadam kebakaran milik BPBD Landak, Yayasan Hati Suci Ngabang dan Badan Pemadam Api Ngabang (BPAN) untuk memadamkan kobaran api.
Saat kebakaran berlangsung, terlihat Bupati Landak Adrianus AS dan Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono ikut menetralisir keadaan di sekitar lokasi kebakaran.
Api berhasil dilokalisir sekitar dua jam kemudian. Meskipun sejumlah petugas pemadam kebakaran masih terlihat memadamkan api.
Kapolres Landak AKBP Frans Tjahyono, menuturkan saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Untuk sementara penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih belum pasti, namun anggota sudah berada di TKP untuk melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran," ujarnya
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, empat ruko mengalami rusak berat, yakni Toko Mega Kaca milik Ahong, Toko Sinar Kaca milik Asang, toko sembako milik Tiunghua dan toko sembako milik Wanga.