Gudang Amunisi TNI AL Meledak

Pulau Terisolir Tempat Latihan Dihuni 300 Anggota TNI AL

Iskandar menyebutkan, lokasi ledakan berada jauh dari permukiman warga, dan lokasi ledakan merupakan tempat terisolasi.

Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul mengatakan, terdapat antara 250 sampai 300 personil TNI AL yang bertugas di gudang amunisi milik Pasukan Katak (Kopaska) di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Mereka bekerja rutin di pulau kecil yang terisolir itu, jadi ada 250 sampai 300 anggota. Tempat itu terisolir dan terbatas untuk sipil," kata Iskandar saat dihubungi, Rabu (5/3/2014).

Menurutnya, di tempat tersebut, prajurit juga melaksanakan latihan selain digunakan untuk penyimpanan amunisi ringan.
"Jadi di situ disimpan amunisi ringan ada pistol ada senjata laras panjang," katanya.

Iskandar menyebutkan, lokasi ledakan berada jauh dari permukiman warga, dan lokasi ledakan merupakan tempat terisolasi yang sering digunakan untuk latihan TNI AL.

"Kebetulan lokasi terisolir di Pondok Dayung seperti danau kecil. Di danau kecil itu, orang masuk susah, dan ada kapal angkut kecil untuk menyeberang. TNI menyeberang menggunakan 'speed boat' Kapal cepat, sehingga korban adalah petugas," ujarnya.

Situasi saat ini, kata dia, untuk sementara masih konsolidasi ke dalam guna cek dan ricek, agar tidak menimbulkan korban dan ledakan selanjutnya.

Penulis: Wahyu Aji

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved