Tanggal Cantik 11 12 13
Pegawai Rupbasan Singkawang Ini Senang Melahirkan Normal di Tanggal Cantik
Senang karena bisa lahir normal, karena sebenarnya sudah janjian operasi sama dr Khaidir untuk melahirkan hari ini
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Meti tampak masih lemas usai melahirkan bayi perempuan mungilnya di kelas II B1-B2 Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soedarso Pontianak, Rabu (11/12/2013). Kendati demikian rasa haru dan bahagia masih tampak jelas dari wajahnya dan keluarga saat bayi perempuannya lahir kedunia secara normal.
"Senang karena bisa lahir normal, karena sebenarnya sudah janjian operasi sama dr Khaidir untuk melahirkan hari ini," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (11/12/2013). Bayi cantik yang belum diberi nama ini lahir dengan panjang 50 cm dan berat 3..500 gram ini lahir tepat pukul 5..50 WIB pada tanggal cantik 11-12-13.
Meti yang mengaku sebelumnya mempunyai masalah dengan kondisi fisik mengharuskan ia mengatur jadwal operasi kelahiran anak keduanya berdasarkan saran Dokter yang memang disepakati Rabu (11/12/2013).Terlebih hari ini tanggal 11-12-13 disadarinya merupakan tanggal cantik.
"Soalnya anak pertama lahir sesar, karena kata dokter pinggul kecil Memang kebetulan juga pada tanggal cantik hari ini, sebenarnya bagi saya sama saja namun harapannya nanti mudah diingatlah,"ujar pegawai Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Singkawang ini.
Untuk itu kelahiran putri keduanya bersama pasangannya Yudi Ariyanto ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. "Anugerah dari yang di Atas, karena senang tidak disangka-sangka bisa melahirkan dengan normal," ujar warga jalan Pramuka Singkawang ini.
Seperti halnya harapan orang tua lainnya, ia berharap putri keduanya ini dapat tumbuh kembang menjadi anak-anak yang soleha dan pintar.
Kebahagiaan serupa juga diungkapkan oleh ibu lainnya, Eva Riana (26) yang tepat melahirkan bayi perempuan pada tanggal cantik kali ini. Kendati masih terlihat lemah, ia sangat mensyukuri kelahiran putrinya.
"Senang juga, sebenarnya mau melahirkan secara normal, namun karena ada masalah jadi dokter mengharuskan lahir sesar,"ujar warga Tanjung Hulu ini.
Berita lengkapnya di edisi cetak, Kamis (11/12/2013)