Ramadan 1434 H
Masyarakat Desa Batu Serbu Pasar Murah
Kegiatan yang di adakan setiap tahun di berbagai kabupaten/Kota ini, di harapkan dapat terus dilakukan dan benar-benar tepat sasaran,
Citizen Reporter
Rinto | Humas Pemprov Kalbar, Rinto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masyarakat Desa Sui Batu Kecmatan Kapuas Kabupaten Sanggau serbu kegiatan pasar murah. Kegiatan tersebut di mulai pukul 10:00 WIB, tetapi tidak menyurutkan niat warga untuk berbondong-bondong mendekati lokasi kegiatan tersebut.
Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH yang langsung membuka acara tersebut mengatakan, dengan di adakan kegiatan semacam ini paling tidak bisa sedikit meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya menjelang Idul Fitri.
Kegiatan yang di adakan setiap tahun di berbagai kabupaten/Kota ini, di harapkan dapat terus dilakukan dan benar-benar tepat sasaran, agar masyarakat paling tidak bisa terbantu. Pemerintah Provinsi kalimantan Barat akan mendukung sepenuhnya kegiatan yang telah lama di gerakan/pelopori oleh TP PKK Prov Kalbar ini," tutur Cornelis, Jumat (2/08/2013).
Sementara itu, Ketua TP PKK Prov KalBar, Frederika Cornelis, S.Pd mengatakan kegiatan ini memang menjadi agenda tahunan yang terus di lakukan oleh TP PKK Prov bekerjasama dengan Disperindag, dan lain sebagainya. semuanya untuk membantu masyarakat.
Apalagi menjelang hari-hari raya semua barang-barang yang ada harga naik cukup tinggi.dengan mengadakan kegiatan pasar murah ini kita berharap masyarakat bisa terbantu. Barang - barang yang dijual dalam pasar murah, telor, mentega, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan lain sebagainya, semuanya di jual di bawah harga pasaran.
Frederika Cornelis menambahkan, bahwa kegiatan ini bukan hanya di adakan di satu kabupaten/kota saja. Setiap tahun TP PKK Prov, bekerjasama dengan Disperindag Prov, dan lain sebagainya terus mengadakan hal yang sama di berbagai kab/Kota yang ada di Kalbar, selain menjelang hari raya Idul fitri, kegiatan pasar murah juga di adakan bertepatan dengan hari Natal, maupun hari raya imlek, tidak ada perbedaan-perbedaan, disini semuanya sama, demi kebersamaan, dan yang paling utama untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonominya ke bawahan," ungkap Frederika.