Kecelakaan Maut di Singkawang

Haripin Kaget Truknya Ditabrak Sepeda Motor

Kesal saya kenapa ini bisa terjadi. Tapi kalau udah mau kena, bagaimana lagi. Saat saya berhenti, kondisi jalan memang sepi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kecelakaan maut yang menyebabkan satu korban tewas di Singkawang, sama sekali tidak diduga oleh sopir truk KB 8889 PZ, Haripin yang terlibat dalam kecelakaan itu.

Haripin mengungkapkan, saat itu dirinya sedang membawa jeruk menuju Pontianak. Di tengah perjalanan, dirinya mendengar ban mobil berbunyi. "Saya lalu berhenti untuk mengecek kondisi ban. Mesin mobil dan lampu, tetap menyala," ungkapnya kepada Tribunpontianak.co.id.

Ripen, sapaannya kemudian masuk ke bawah mobil. Dirinya berusaha memperbaiki ban truk yang dikendarainya. Belum selesai memperbaiki, tiba-tiba dia mendengar suara benturan.

Ripen benar-benar tak menyangka dengan apa yang terjadi. Padahal saat itu, selain mesin dan lampu truk, lampu-lampu di bak mobil juga menyala.

"Kesal saya kenapa ini bisa terjadi. Tapi kalau udah mau kena, bagaimana lagi. Saat saya berhenti, kondisi jalan memang sepi. Di situ juga jalur lurus. Makanya saya kaget saat mendengar benturan," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, sepeda motor Kb 2411 FQ yang dikendarai warga Jl P Natuna, Singkawang, Phong Tho Sen (40) dan Lim Jiu Khian (31) menabrak truk KB 8889 PZ yang dikemudikan warga Sungai Kelambu, Tebas, Sambas, Haripin.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (3/8/2013) sekitar pukul 01.30 WIB di Jl Ratu Sepudak, Kelurahan Setapuk Besar itu, mengakibatkan Phong Tho Sen tewas di tempat. Sementara Lim Jiu Khian menderita luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved