Pesawat Pembawa Pupuk Jatuh di Kebun Sawit
Tidak hujan, tidak ada angin kencang,
"Ketika itu, pesawat lepas landas, beberapa (tiga) menit kemudian, hilang. Tidak terlihat di langit. Yang terdengar baling-balingnya saja. Tidak tahunya jatuh di dekat kantor (PT SIP) Merah Tiga," ujar Lurah Desa Sidang Gunung Tiga, Yusuf Arafuli (30), saksi mata kejadian itu, Sabtu (11/5/2013).
Peristiwa nahaas terjadi pada pesawat pengangkut 1,5 ton pupuk cair itu sekitar Pukul 11.30 WIB. Insiden tersebut menewaskan Pilot Muhammad Adipura (46) yang mengalami luka parah dibagian kepala dan patah kaki.
Karena jatuh di areal perkebunan, pesawat naas itu tidak sampai menimpa pemukiman atau properti milik warga di sekitarnya. Pemukiman terdekat di perkebunan ini adalah Desa Sidang Gunung Tiga. Jatuhnya pesawat itu mengejutkan Yusuf dan warga sekitarnya.
"Padahal, cuacanya cerah. Terang. Tidak hujan, tidak ada angin kencang," tuturnya. Sejauh ini belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat pembawa pupuk itu.