Style Blitz Tribun
Susah Tidur Saat Peliharaan Sakit
Saya khawatir sesuatu yang buruk akan menimpa Cindy hingga saya tak bias tidur memikirkan Cindy yang lemah karena demam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kecintaan luar biasa dirasakan Erwin Arahap terhadap Cindy, anjing betina peliharaannya. Anjing jenis golden retriever ini berhasil menaklukkan hati Erwin. Saking sayangnya, Erwin tak dapat tidur beberapa malam saat Cindy terserang demam.
"Saya khawatir sesuatu yang buruk akan menimpa Cindy hingga saya tak bias tidur memikirkan Cindy yang lemah karena demam," ujar Erwin kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (11/4/2012).
Anjing ini ia rawat sejak 2011 silam. Ia memilih anjing jenis ini lantaran sifat bawaannya yang bersahabat dengan manusia. Anjing ini, jelasnya, juga memiliki loyalitas yang tinggi terhadap tuannya.
"Bahkan, saking bersahabatnya golden retriever kepada manusia, saat ada perampok pun akan diajaknya bermain. Bukan malah digigit. Makanya, golden retriever tak bisa dijadikan anjing penjaga," ungkapnya.
Erwin sejak SD memang sudah menyukai anjing. Baginya, ada ikatan emosional antara ia dan Cindy. Ia mengisahkan pengalamannya bersama Cindy. Anjing miliknya itu pernah mengacak-acak seisi rumah. Mengetahui Erwin datang, Cindy bersembunyi di bawah kolong meja. Erwin yang kesal kemudian memukul paha Cindy menggunakan tangannya.
"Setelah saya pukul, dia menangis. Air mata jatuh dari sepasang mata Cindy. Dia seolah tahu dan paham, saya memarahinya. Begitu pula Cindy, dengan bersembunyi di bawah kolong meja, dia tahu akan kesalahannya sendiri," paparnya.
Cindy yang saat ini berusia 15 bulan diakui Erwin, sadar akan kamera. Benar saja, saat Tribun hendak mengambil gambarnya, Cindy diam seolah pasang aksi terbaik saat sedang di-shoot.
Golden retriever yang dikenal mempunyai intelektualitas tinggi itu memudahkan Erwin melatih Cindy dalam memberikan kosakata-kosakata perintah. Erwin mengaku, tak membutuhkan waktu lama untuk membuat Cindy paham dengan kata perintah.
"Saya memakai kata perintah berbahasa Inggris karena kosakatanya singkat. Seperti kata pergi atau keluar. Dalam bahasa Inggris cukup go dan out. Singkat dan padat memudahkan Cindy menyerap kata perintah," jelasnya.
Lantaran mengetahui bahwa golden retriver merupakan tipe anjing yang akif, Erwin nyaris tiap sore mengajak Cindy bermain bola atau sekadar jalan-jalan di halaman luas di sebelah hotel kapuas. Menurut Erwin, anjing bukan sekadar peliharaan, tetapi harus terbangun komitmen penuh agar anjing bahagia tatkala bersama manusia.
"Memelihara anjing itu butuh tanggung jawab, bukan sekadar dikandangkan. Karena dog is not a pet, dog is commitment of live," imbuhnya.
Untuk makanan, Erwin rutin memberi makan Cindy dengan dog food, leher ayam, satu kepal nasi dan vitamin dua kali sehari. Tak hanya itu, Erwin juga menyediakan camilan untuk Cindy berupa apel, wortel dan nanas. Saat ini, tinggi tubuh Cindy mencapai 58 cm dan masuk dalam kategori medium size.
Kecintaan terhadap anjing juga dirasakan Heno (23), karyawan swasta di Pontianak. Saat ini dia memelihara delapan ekor anjing sebagai teman bermain keluarga.
Awalnya ia mendapat seekor anjing asal Jepang. Anjing bernama Pico itu ia rawat empat tahun lalu.
"Saya pelihara karena saya memang hobi memelihara anjing, selain itu anjing yang saya miliki terlihat sangat lucu. Sehingga membuat saya sayang dengan mereka," ujar Heno pada Tribun, Kamis (12/4).
Kini, Pico telah memiliki tujuh anak. Meski tak mengetahui apa jenis anjingnya, ia tetap menyayanginya.
Untuk perawatan, ia terbiasa memandikan anjingnya tiga kali sehari. Susu dan daging merupakan keharusan. Ia tak sayang mengahbiskan uang untuk merawat hewan peliharaannya.
"Biasa satu hari untuk perawatannya, saya menghabiskan uang Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Saya tak keberatan menghabiskan uang, daripada peliharaan saya sakit dan mati," katanya.
Tugasnya merawat hewan peliharaannya menjadi ringan lantaran orangtuanya juga membantu.
"Senang lihat Pico dan anak-anaknya. Kalau pulang kerja, pasti langsung lihat Pico dan anaknya. Anaknya pernah ditawar Rp 800 ribu, tak saya kasi karena saya masih sayang," katanya.