Style Blitz

24 Jam Pikirkan Arwana Sakit

Karenanya, banyak orang memajang arwana demi memuaskan batin, hobi sekaligus menghilangkan stres

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebagian orang percaya bahwa ikan arwana merupakan simbol yang bisa meningkatkan kekayaan, keberuntungan dan kebahagiaan. Cukup memasukkan arwana ke dalam aquarium kemudian dipajang di sudut ruangan rumah. Hanya saja mitos ini belum bisa dibuktikan hingga saat ini.

Karenanya, banyak orang memajang arwana demi memuaskan batin, hobi sekaligus menghilangkan stres. Direktur PD Argun Pontianak, Eddy Gunawan, satu di antara penghobi ikan hias arwana. Terhitung mulai tahun 1997 hingga saat ini, Eddy telah memelihara berbagai jenis arwana yang tergolong mahal.

Berawal dari satu ekor arwana menjadi banyak, bahkan hingga penakaran. Selama itu pula Eddy telah mengikuti kompetisi ikan dan menjadikan arwana menjadi sumber penghasilan. Saat ini ia memelihara 20 ekor arwana dipajang di kediamannya di Paris II, Pontianak.

Eddy menilai arwana memiliki keindahan tersendiri, baik dari segi warna maupun bentuk. Keindahan dan ketenangan yang dimiliki arwana menurutnya bisa dinikmati. Selain itu, sisi lain dari arwana yakni bisa mengerti dan bisa dilatih.

"Awalnya dari satu sekarang sudah banyak. Bisa mengoleksi arwana merupakan satu kebanggaan. Satu koleksi saya pernah meraih juara pertama sebagai arwana terunik di Jakarta," kata Eddy pada Tribun, Jumat (30/3/2012).

Dari sekian banyak arwana di dalam aquarium,  jenis super red sepertinya menjadi kesayangan Eddy. Arwana yang diberi nama bong-bong ini dipelihara sejak delapan tahun silam, dibeli Rp 3,2 juta sepanjang 15 cm. Nama bong-bong diberikannya karena bentuk arwana yang bongkok.  Bong-bong pulalah yang berhasil menjadi juara pertama arwana terunik. Eddy mengungkapkan,  bong-bong sudah pernah ditawar Rp 80 juta akan tetapi tak dilepas.

Eddy mengatakan setiap arwana memiliki keindahan yang berbeda, baik dari segi warna, ekor, dayung, postur, mata dan mulut. Perbedaan ini akan menjadi nilai tambah dan meningkatkan nilai jual arwana itu sendiri. Karena semakin indah arwana, maka akan semakin mahal harganya.

"Selain itu arwana yang mengalami kelainan gen akan menjadi arwana yang unik dan harganya juga akan mahal dengan pertimbangan langka," katanya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa arwana bisa menghilangkan stres, akan tetapi bagi Eddy tidak sebatas itu. Baginya, seseorang yang benar-benar hobi bisa saja meninggal akibat memikirkan arwana miliknya yang sakit. Karena itulah, Eddy mengungkapkan anaknya tidak mau mengikuti hobinya. "Anak-anak tak ingin seperti saya yang terkadang lebih ingat dengan ikan dari pada anak sendiri," kata Eddy seraya tersenyum lebar.

"Saya sering telepon ke rumah hanya menanyakan ikan sudah makan belum. Bukan menanyakan anak-anak sudah makan belum. Saya juga pernah tidak tidur 24 jam karena 50 arwana saya sakit dan air di rumah habis untuk merawatnya. Tetapi begitu ikannya selamat semua, kepuasannya sangat luar biasa," kata Eddy.

Ia mengatakan ikan tidak bisa bicara dan mengatakan sakit ketika sakit. Akan tetapi dikatakan Eddy pemeliharanyalah yang harus mengerti ikan sakit atau tidak.

Beli Obat dari Amerika

Eddy Gunawan mengatakan untuk mendapatkan arwana yang memiliki warna indah memang perlu perawatan dan keuletan pemilik termasuk pula memberikan obat untuk arwana yang sakit.

Eddy mengatakan memelihara arwana harus memiliki ketekunan dalam perawatan, terutama masalah air. Untuk air, dikatakannya merupakan komponen yang sangat penting, karena jika air kotor dan telat digganti maka ikan akan sakit dan bisa terserang jamur.

"Maksimal sekali dalam lima hari air harus diganti. Jika terlambat, air yang kotor bisa menyebabkan ikan terserang penyakit dan dapat menyebabkan kematian. Karena itu kita harus merawatnya dengan telaten termasuk memberikan obat jika sakit dan obat untuk menambah warna agar arwana lebih indah. Obat itu saya datangkan langsung dari Amerika," kata Eddy.

Selain air dan obat-obatan,  pencahayaan juga sangat penting untuk diperhatikan. Pencahayaan yang baik akan lebih mempercepat pewarnaan arwana. Pakan juga termasuk satu di antara penentu keindahan arwana. Untuk pakan sendiri arwana memang tidak pemilih dan tidak rakus, cukup satu kali makan dalam sehari asal arwana kenyang.

"Untuk pakan bisa diberikan jangkrik, katak dan udang. Udang paling berpengaruh terhadap warna ikan. Udang ini diberikan dalam kondisi kulitnya tidak dikupas," katanya.

Demikian pula dengan aquarium sebagai tempat ikan, harus disesuaikan dengan ukuran ikan. Jika terlalu kecil, ikan tidak leluasa dan jika terlalu besar, ikan juga kesulitan mendapatkan pakan.

Dikatakannya, bagi mereka yang sudah berpengalaman memelihara arwana tidaklah sulit, yang terpenting dalam memelihara arwana harus bisa menjiwai. (acu/Tribun Pontianak cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved