Lebaran di Kalbar

Ketua KPAID Kalbar Salat di Masjid PITI

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kalbar, Alik R Rosyad mengikuti salat id di Masjid PITI.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalimantan Barat, Alik R Rosyad mengikuti salat id di Masjid Darussalam atau yang lebih dikenal dengan Masjid PITI di Gang Martapura Kota Pontianak, Rabu (31/8/2011).

"Ditinggal bulan Ramadan, ada keharuan karena harus menunggu tahun depan bila kita diberi umur panjang untuk mendapatkan kesempatan beribadah dengan ganjaran pahala yang tidak ditemui di bulan-bulan lain. Namun demikian Idul Fitri membawa kebahagiaan saat kita seakan dilahirkan kembali fitri dan berkesempatan menghapus dosa-dosa sesama umat," kata Alik.

Alik menyebutkan, seperti yang menjadi kebiasaan, lebaran Idul Fitri keluarganya hampir selalu salat di Masjid PITI karena kebetulan di sekitar situ tempat tinggal mertuanya. Usai salat dan sungkeman serta bermaaf-maafan, mereka silaturahmi di keluarga sekitar rumah di Martapura.

"Setelah itu dilanjutkan bermaaf-maafan di pihak keluarga saya. Karena orangtua saya ada di Jawa, jadi saya ke rumah kakak yang ada di Pontianak. Bila dua rumah keluarga ini sudah dikunjungi, maka dilanjutkan silaturahmi ke keluarga-keluarga yang lain sampai sore. Malamnya baru silaturahmi ke tetangga sekitar," kata Alik.

Mengenai perbedaan penetapan Idul Fitri, Alik menilai, sudah saatnya pemerintah dan semua pihak serta ormas Islam duduk bersama mencari formula yang pas untuk menetapkan Idul Fitri maupun Idul Adha. Menyamakan pemahaman dan keinginan untuk kebaikan bersama.

"Toh, selama ini tidak pernah ada perbedaan ketika Maulid Nabi ataupun Isra' Mi'raj, kenapa untuk hari raya cenderung ada perbedaan?," kata Alik. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved