Pemilukada Landak
Adrianus Dituduh Pembohong
Sontak kader PDIP yang berdiri di belakang Adrianus langsung mendekat dan melihat orang yang dimaksud.
Peristiwa bermula ketika Adrianus yang membacakan sejumlah program pembangunan yang direalisasikan di Kecamatan Jelimpo, tiba-tiba satu diantara massa berteriak "bohong".
"Siapa yang mengatakan saya bohong, kamu yang bilang saya bohong," ujar Adrianus dengan suara lantang.
Saat itu Ia yang sedang memegang mix dan kertas serta merta menunjuk ke arah kerumunan massa yang berada di depan panggung.
Keriuhan suasana kampanye sempat hening sejenak. "Yang mana yang bohong (program pemerintah), ini bukti (menunjukkan kertas) dan ada pembangunannya, kamu yang katakan bohong, naik ke panggung," kata Adrianus, kandidat nomor urut dua dalam Pemilukada Landak.
Sontak kader PDIP yang berdiri di belakang Adrianus langsung mendekat dan melihat orang yang dimaksud.
"Saya bohong, hari ini Tuhan akan menurunkan laknatnya kepada saya. Alokasi Rp 6,8 miliar dikucurkan kepada pembangunan Kecamatan Jelimpo. Dengan harapan supaya Jelimpo lebih maju lagi. Pembangunan Jalan Rp 1 miliar, yang lain itu hanya bisa menjelek-jelekkan saya. Jika saya bohong, tolong ini Ketua DPRD Provinsi Minsen, datang kesini untuk berkampanye hari ini," papar Adrianus.