Wakil Bupati Mempawah Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Idulfitri 1440 H
Menurut dia, pengawasan terhadap bahan pokok dan harga di pasar selama bulan ramadan bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Ishak
Wakil Bupati Mempawah Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Idulfitri 1440 H
MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi memimpin monitoring ketersediaan bahan pokok ke Pasar Tradisional Sebukit Rama, Jalan Bawal, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (31/5) siang.
Monitoring tersebut menggandeng Disperindaknaker, Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, dan dinas terkait lainnya guna memastikan kebutuhan pokok mencukupi menjelang hari raya Idulfitri 1440 Hijriah.
Tim monitoring bergerak menuju Pasar Tradisional Sebukit Rama Mempawah dan dilanjutkan dengan monitoring Gas Elpiji tiga kilogram di Penyalur Gas milik PT Mempawah Sukses di depan Koramil Sungai Kunyit.
"Dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri, kita rutin melakukan pengawasan ketersediaan bahan pokok dan harga barang penting di wilayah Kabupaten Mempawah," ujarnya.
Baca: Profil Singkat Keraton Amantubillah Mempawah
Baca: Prodi Tarbiyah STAI Mempawah Sukses Kantongi Akreditasi B dari Ban- PT
Menurut dia, pengawasan terhadap bahan pokok dan harga di pasar selama bulan ramadan bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyambut hari raya Idulfitri.
"Dalam monitoring yang kita lakukan tadi, alhamdulilah semua aman-aman saja, tidak ada kendala dan kenaikan harga yang signifikan, semua masih dalam batas wajar dan stok bahan pokok dipastikan aman," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mempawah bukan hanya sekali melakukan monitoring bahan pokok selama bulan ramadan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran.
Agar tidak terjadi kenaikan yang signifikan di pasar, Muhammad Pagi mengimbau masyarakat agar tidak berprilaku terlalu konsumtif, sehingga permintaan bahan pokok bisa ditekan.
"Tingginya angka permintaan tentu tidak lepas dari sifat konsumtif masyarakat, oleh sebab itu, sudah hukum ekonominya jika permintaan tinggi harga akan naik," jelasnya.
Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindagnaker, Kabupaten Mempawah, Elly Kusuma Yati mengatakan monitoring dengan metode inspeksi mendadak tersebut memang sudah dijadwalkan jauh hari selama bulan ramadan.
"Hasil sidak di Pasar Sebukit Rama tadi memang kita lihat bahan pokok mencukupi, harganya juga tidak melambung signifikan," ucapnya.
Baca: Wakil Bupati Mempawah Akan Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Anjungan
Baca: Wakil Bupati Mempawah Resmikan Launching Sistem Informasi Penyelenggaraan Jalan
Elly menjelaskan, di Pasar Sebukit Rama khususnya, memang sejumlah lapak pedagang tidak tertata dengan rapi, bahkan ada yang meletakkan dagangannya terlalu tinggi dan itu menyalahi aturan.
"Sebagai catatan kita, sejumlah pedagang di Sebukit kurang tertata, ada yang menyusun dagangan terlalu tinggi, kita sudah berikan masukan dan teguran kepada mereka langsung dari Wakil Bupati dan mereka mengerti," ungkapnya.
Dalam monitoring tersebut, sejumlah pedagang juga mengeluhkan rusaknya bangunan di Pasar Sebukit Rama, dan hal itu sudah ditanggapi langsung oleh Wakil Bupati Mempawah.