Bupati Atbah Pantau Arus Mudik di Pelintasan PLBN Aruk, Temukan Barang 'Terlarang'

"Alhamdulillah warga yang barangnya di tolak masuk, bisa bekerjasama dan menerima penerapan aturan itu," katanya.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat meninjau Lalulintas mudik di PLBN Aruk 

Bupati Atbah Pantau Arus Mudik di Pelintasan PLBN Aruk, Temukan Barang 'Terlarang'

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili melaksankan pemantauan arus mudik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk.

Pada pemantauan tersebut, Atbah dilihatkan proses X Ray barang yang dibawa warga negara Indonesia dari negeri Malaysia yang masuk ke Indonesia.

Pada saat bersamaan, didapati dari salah satu warga yang melintas dari Malaysia, membawa produk yang tidak diperkenankan masuk ke Indonesia.

Pada saat itu, ditemukan warga yang membawa ayam potong tanpa di olah dalam kemasan dus. Yang tersimpan didalam dua buah dus yang ditahan oleh petugas bea cukai.

Di hadapan Bupati, petugas menjelaskan kepada warga bahwa barang yang dibawa masuk kategori yang dilarang.

Baca: Kapolres Sambas Perkirakan Puncak Arus Mudik di PLBN Aruk di Minggu Ini

Baca: Atbah: Sambas Akan Ambil Tindaklanjuti Temuan BPK

"Hasil penjelasan petugas, ada pelarangan dari badan karantina pertanian negara kita untuk tidak memasukkan produk unggas segar tanpa diolah dari negara Malaysia, dikarenakan di Malaysia sedang dilakukan pengendalian Wabah Unggas khususnya Flu Burung," ujarnya, Kamis (30/5/2019).

"Alhamdulillah warga yang barangnya di tolak masuk, bisa bekerjasama dan menerima penerapan aturan itu," katanya.

Atbah menjelaskan, PLBN Aruk jelang libur Lebaran, memang ramai dilintasi pelintasan, terutama dari arus mudik tenaga kerja yang bekerja di Malaysia.

Untuk itu, ia berpesan kepada semua pelintas agar teliti mempersiapkan perjalanan pulang kampung atau melintas ke Malaysia.

"Siapkan semua dokumen yang diperlukan, siapkan barang yang akan dibawa. Jaga kesehatan dengan baik, tetap waspada jangan sampai lengah dengan kesibukan perjalanan," tuturnya.

Atbah juga mengingatkan kepada pelaku jasa transportasi yang turut meramaikan pelintasan PLBN Aruk jelang lebaran.

Agar memberikan kenyamanan bagi warga yang melakukan pelintasan.

Baca: Bupati Atbah Sumringah Sambas Dapat Predikat WTP dari BPK: Berkah Ramadhan dan THR Bagi Rakyat

Baca: Polres Sambas Buat Posko di PLBN Aruk

"Kendaraan dan yang menyetir harus benar-benar fit. Kelengkapan berkas surat menyurat kendaraan juga harus lengkap, patuhi aturan berlalu lintas. Jangan ugal-ugalan," jelasnya.

Untuk diketahui Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, melakukan monitoring aktifitas pelintasan barang dan manusia di PLBN Aruk bersama denagn Kapolres Sambas, AKBP Permadi Syahids Putra.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved