Sejumlah Pegawai Pemkot Hijrah ke Provinsi, Saat Ini Rasio Pegawai Tidak Ideal

Sudah ada beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pontianak telah pindah ke Provinsi Kalbar untuk meniti karir disana.

Sejumlah Pegawai Pemkot Hijrah ke Provinsi, Saat Ini Rasio Pegawai Tidak Ideal
tribunpontianak
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pontianak, Multi Juto Batarendro 

Sejumlah Pegawai Pemkot Hijrah ke Provinsi, Saat Ini Rasio Pegawai Tidak Ideal

PONTIANAK - Sudah ada beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Pontianak telah pindah ke Provinsi Kalbar untuk meniti karir disana.

Saat ini jumlah ASN di Kota Pontianak tinggal 5.072 orang. Apabila dikalkulasikan dengan jumlah penduduk disebut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro memang sangat kurang.

Pasalnya, dengan jumlah 5.072 yang tersisa saat ini persentase ASN di Kota Pontianak tinggal 0,78-0,80 dan jauh dari kata ideal.

"Kita kekurangan banyak ASN, saat ini jumlah ASN 5072 orang dan beberapa tahun lalu kita sempat mempunyai ASN 8000an. Sehingga rasio antara ASN dan penduduk saat ini 0,78 persen dan idealnya pemerinrah daerah 1,4 persen dan kalau pemerintah pusat 1,6 persen," ucap Multi Juto Bhatarendro saat diwawancarai, Jumat (17/5/2019).

Lanjut disampaikannya bahwa jumlah ASN yang pindah di provinsi belum mencapai 10 orang. Mereka yang pindah merupakann kader dari Pemkot Pontianak.

Baca: Satgas Pamtas 643/Wns Kembali Amankan Bawang Putih dan Gula Ilegal di Perbatasan

Baca: Anang Hermansyah Kesal Hingga Lempar Bantal Gara-gara Tak Suka Makanan Buatan Ashanty

Baca: Erlina Beri Bimbingan dan Dukung Penuh Kegiatan Pramuka di Mempawah

"Saat ini yang pindah ke provinsi tidak sampai 10 orang. Memang kebutuhan provinsi juga mendesak sehingga bapak wali kota melepas," ujarnya.

Ia berharap beberapa ASN yang pindah tidak menggangu sistem pemerintah yang ada, ia yakin semua yang ditunjuk menjadi Plt bisa bekerja dengan baik karena sistem yang sudah dibangun Pemkot Pontianak.

"Kader pemimpin di kita di Kota Pontianak selama ini berjalan dengan baik, yang penting bekerja profesional. Profesional sesuai dengan kompetensi dan kinerja yang baik dan ada penilaiannya," jelas Multi Juto.

Untuk mengisi kekosongan, Multi menambahkan silakan ASN yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti open bidding dan tes. Semua mempunyai kesempatan yang sama untuk mejadi pimpinan di Kota Pontianak.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved