Satgas Pamtas 643/Wns Kembali Amankan Bawang Putih dan Gula Ilegal di Perbatasan

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, telah mengamankan 140 kg bawang putih dan 100 kg gula pasir tanpa dokumen

Satgas Pamtas 643/Wns Kembali Amankan Bawang Putih dan Gula Ilegal di Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gula dan bawang putih ilegal yang di amankan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti. 

Satgas Pamtas 643/Wns Kembali Amankan Bawang Putih dan Gula Ilegal di Perbatasan

PONTIANAK - Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, telah mengamankan 140 kg bawang putih dan 100 kg gula pasir tanpa dokumen asal Malaysia, saat melintasi Pos Dalduk Satgas Pamtas di Jalan Lintas Negara Malindo, Desa Pemodis, Kec. Beduai, Kab. Sanggau, Kamis (16/5/2019).

Hal ini di sampaikan langsung oleh Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe kepada Tribun Pontianak, Jumat (17/5/2019).

Ia menyampaikan, menurut komandan SSK IV Yonmek 643/Wns, Lettu Inf Sitinja, selain mengamankan barang-barang tanpa dokumen, anggota juga mengamankan satu orang pembawa barang yang berinisial MF.

Kapendam mengatakan pengungkapakan ini berawal dari pada hari kamis pagi anggota pos melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar dari Malaysia.

Baca: Erlina Beri Bimbingan dan Dukung Penuh Kegiatan Pramuka di Mempawah

Baca: Klasemen Sementara Liga 1 Indonesia, PSS Sleman Peringkat Pertama, Arema-Persebaya Zona Degradasi

Baca: Tahukah Anda Sejarah Berdirinya Paguyuban Sunda Kalbar (S4) ?   

Saat sedang melakukan pemeriksaan, melintas MF dengan menggunakan sepeda motor dengan membawa karung-karung yang mencurigakan.

"Saat dilakukan pemeriksaan terhadap isi karung ditemukan bawang putih dan gula pasir. Dari hasil keterangan MF, bawang putih dan gula tersebut dibeli dari Malaysia dan akan dijual kembali di daerah Kembayan dan Sosok, Kabupaten Sanggau," tuturnya.

Terpisah, Komandan Yonif M 643/Wns Mayor Inf Dwi Agung Prihanto menyampaikan, terima Kasih atas upaya penggagalan penyelundupan yang dilakukan oleh SSK IV Pos Pemodis.

"Saya harap, Satgas Pamtas RI-Malaysia ini tidak henti-hentinya terus melakukan sweeping, untuk mencegah masuknya barang-barang tanpa dokumen,"ujarnya

Menurutnya, Kec. Beduai sebagai salah satu jalur darat yang merupakan penghubung antara Indonesia-Malaysia, yang sering dijadikan tempat maupun jalur khusus untuk memasukkan barang ilegal.

Untuk sementara Barang ilegal tersebut masih diamankan dahulu di Pos Pemodis, yang nantinya akan diserahkan kepada Bea Cukai Entikong oleh Dan SSK IV Pos Pemodis.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved