Raih Nilai UN Tertinggi IPA se-Kalbar, Yughie Bercita-cita Kuliah ke Luar Negeri
Ia juga merupakan satu diantara siswa yang aktif di ekskul sekolah tentang budaya dan bahasa Jepang.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Ishak
Raih Nilai UN Tertinggi IPA se-Kalbar, Yughie Bercita-cita Kuliah ke Luar Negeri
PONTIANAK - Yughie Yunior Alvadivia (18), siswa jurusan IPA di SMAN 1 Pontianak meraih nilai tertinggi ujian nasional di jurusan IPA Se- Kalbar tahun ajaran 2018/2019.
Ia juga mendapatkan nilai 100 untuk tiga Mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris, Fisika, Matematika dengan total nilai 392.00,dan peringkat kedua UN tertinggi se- Kalbar.
Yughie mengatakan awalnya kaget dan tidak percaya, tapi ia sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan nilai yang nyaris sempurna dan menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi dirinya.
Baca: Tjhai Chui Mie Apresiasi Dua Siswa SMK Negeri 2 Singkawang Dapat Nilai Sempurna UNBK
Baca: Polsek Belitang Pantau UNBK, Hari Keempat di SMP Negeri 1 Belitang Lancar
"Nggak nyangka sih dan saya juga gak begitu pasang target tinggi-tinggi, tapi saya senang akhirnya bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah dan orang tua saya," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu (15/5/2019).
Ia mengatakan sebelum mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bahwa sekolah sudah mulai mempersiapkan untuk UN sejak awal semester 2 kelas XII.
Jadi mulai dari bimbingan tambahan dan mengerjakan latihan-latihan soal. Ia juga sering belajar bersama atau belajar berkelompok dengan beberapa teman, jadi bisa saling membantu dan diskusi.
Selain itu juga semasa sekolah Yughie selalu meraih juara pertama di kelas.
"Saya juga kadang-kadang ikut beberapa kegiatan organisasi dan menekuni hobi belajar bahasa asing," ujarnya.
Terakhir ia pernah mendapatkan Juara II lomba Fisika Se- Kalbar yang diselenggarakan oleh Universitas Tanjungpura.
Ia juga merupakan satu diantara siswa yang aktif di ekskul sekolah tentang budaya dan bahasa Jepang.
Selain pintar akademik ia juga tak meninggalkan hobinya. Sehingga ia harus pintar dalam membagi waktu untuk bejalar dan melakukan hal lainnya .
Baca: Dinas Pendidikan Akan Berikan Reward Pada Siswa Nilai Tertinggi dan Sempurna di Ujian UNBK SMP/MTS
Baca: UNBK Matematika Dianggap Sulit, Bupati Mempawah Imbau Siswa Selalu Fokus
"Membagi waktu belajar yang penting balance aja sih dengan kegiatan lain, yang penting saat di kelas fokus dan serius memahami penjelasan guru dengan baik. Jadi di luar jam sekolah bisa mengembangkan diri di hal lain juga. Saya tidak terlalu sering belajar tapi saya usahakan ketika belajar itu efisien," jelasnya.
Saat pengumuman kelulusan ia juga mendapatkan hadiah dan sertifikat penghargaan dari pihak sekolah dan reward berupa ucapan selamat dari teman-teman, guru-guru, dan lain-lain atas prestasi yang telah ia raih.
Saat ini ia sedang berusaha mengejar beasiswa untuk bisa kuliah di luar negeri yang sudah jadi cita-citanya sejak dulu.
"Saya sangat tertarik ingin belajar lebih dalam mengenai ilmu Fisika. Saya ingin belajar banyak hal dari negara-negara lain yang sudah maju, dari gaya hidupnya, pola pikirnya, sistem pendidikannya, teknologinya, dan sebagainya dan saya sangat berharap dari apa yang saya dapatkan nantinya bisa berkontribusi untuk pengembangan di Indonesia," tutupnya.