Jaga Stabilitas Harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Gelar Rakor

inflasi di Kota Pontianak tahun 2018 tercatat 3,99 persen. Angka itu naik 0,13 persen dari angka inflasi tahun 2017 yang tercatat 3,86 persen

Jaga Stabilitas Harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Gelar Rakor
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan saat memimpin Rakor TPID 

Jaga Stabilitas Harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Gelar Rakor

Citizen Reporter Humas Pemkot Pontianak, Jimmy Ibrahim

PONTIANAK - Dalam rangka menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi selama bulan Ramadan 1440 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar rapat koordinasi (rakor) High Level Meeting I di Aula Abdul Muis Muin Kantor Bappeda Kota Pontianak, Selasa (7/5).

Sebagaimana diketahui, inflasi di Kota Pontianak tahun 2018 tercatat 3,99 persen. Angka itu naik 0,13 persen dari angka inflasi tahun 2017 yang tercatat 3,86 persen. "Dengan program kerja yang telah disusun diharapkan angka inflasi Kota Pontianak dapat diturunkan ataupun dipertahankan di bawah angka 4 persen," ujar Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

Baca: Bantah Lakukan Penyuapan, SI: Ketua PPK dan Panwascam Minta Nominal Pada Relawan

Baca: Hasil KPU Sementara Pilpres 2019 Data Masuk 70,86%, Suara Jokowi Vs Prabowo: Rabu (8/5/2019)

Baca: Puck Mude dan Musisi Pontianak Keluarkan Single Religi Yok Puasa

Ada beberapa program yang dilakukan TPID Kota Pontianak. Di antaranya menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan dengan program pengelolaan dan pengembangan sumberdaya perikanan budidaya, program pencapaian swasembada daging sapi dan peningkatan penyediaan pangan hewan. "Serta program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman pangan untuk mencapai swasembada pangan," tuturnya.

Sementara itu, untuk menjaga keterjangkauan harga, dilakukan melalui monitoring perkembangan harga sembako dan barang penting lainnya serta inflasi daerah. Selain itu, juga dilakukan monitoring distribusi sembako. "Juga kita memberikan informasi/link data harga sembako di papan informasi elektronik berupa running text di pasar tradisional yang ada di Pontianak," kata Bahasan.

Pihaknya membutuhkan rekomendasi Bank Indonesia Perwakilan Kalbar dalam mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Pontianak.

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved