Bupati Muda Minta Agar UMKM di Kubu Raya Makin Kreatif dan Inovatif
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kubu Raya agar dapat menjadi tumpuan
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
Bupati Muda Minta Agar UMKM DI Kubu Raya Makin Kreatif dan Inovatif
KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kubu Raya agar dapat menjadi tumpuan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, harus makin kreatif dan inovatif
Mengingat, UMKM menurutnya merupakan unit usaha yang punya peran strategis dalam mengurangi pengangguran, kemiskinan, dan pemerataan pendapatan.
Terlebih di era digitalisasi, di mana perkembangan perkoperasian dan UMKM sangat pesat di bidang perdagangan dan perindustrian.
“Di tengah digitalisasi yang begitu pesat ini, UMKM di Tanah Air khususnya di Kabupaten Kubu Raya belum bisa memaksimalkan peluang itu untuk meningkatkan bisnisnya,” terang Muda.
Muda menyampaikan, hingga akhir 2018, usaha mikro di Indonesia mencapai 58,91 juta dan usaha kecil 59.260 serta usaha menengah 4.987 pelaku usaha.
Baca: PREDIKSI Line Up Tottenham Vs Ajax Amsterdam, Sejumlah Pemain Kunci Dipastikan Absen
Baca: Fakta TVOne: Tuding Pemilu 2019 Paling Buruk! Fadli Zon : Brutal, Sistematis, Terstruktur & Massif
Baca: Gakkumdu Proses Kasus Pencoblosan Dua Kali di Nanga Tayap dan Simpang Dua
Namun, dari semua itu, yang sudah go digital baru 5 persen, sedangkan sisanya masih konvensional dalam pengembangan usaha.
Muda juga menyebutkan, sejumlah faktor penyebab koperasi dan UMKM lamban dalam pertumbuhan usaha, diantaranya faktor sumber daya manusia, rendahnya akses permodalan, dan akses pasar.
Menurut dia, masih banyak pelaku UMKM yang belum mampu memanfaatkan kemudahan promosi berbasis dalam jaringan atau online seperti media sosial.
“Hal itu dikarenakan minimnya pendampingan akan pemahaman tentang digitalisasi dan potensi media sosial sebagai sarana promosi,” terangnya.
Karena itu, Muda menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan perhatian serius untuk pemberdayaan koperasi dan UMKM, guna mendorong percepatan ekonomi kerakyatan.
“Maka sangat penting kita melaksanakan rapat koordinasi pembangunan perkoperasian, usaha mikro, perdagangan, dan perindustrian ini,” ucapnya.
Lebih jauh Muda menyatakan teknologi digital telah mengubah peta perekonomian dunia.
Maka ia berharap, agar koperasi dan UMKM dapat memanfaatkan perubahan peta tersebut, apalagi saat ini bermunculan perusahaan rintisan atau start-up yang membantu usaha mikro dan kecil yang itu merupakan peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar.
“Diharapkan kehadiran teknologi digital dan internet dapat mendorong kemajuan dan produktivitas koperasi dan UMKM agar tumbuh lebih cepat dan naik kelas serta memberikan semangat dan gairah baru untuk meningkatkan pendapatan anggota koperasi serta memberikan lapangan kerja baru yang akhirnya meningkatkan ekonomi kerakyatan khususnya di Kabupaten Kubu Raya,” harapnya.