Super Cepat ! Cukup Dengan E-KTP, Proses Klaim BPJS Tenaga Kerja Tak Sampai 6 Menit

cukup membawa E-KTP dan didukung dengan membawa surat pengalaman kerja, copy Kartu Keluarga (KK), dan copy E-KTP sudah bisa langsung mengajukan klaim

Super Cepat ! Cukup Dengan E-KTP, Proses Klaim BPJS Tenaga Kerja Tak Sampai 6 Menit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICA
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Adi Hendrata saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (16/04/2019) 

Super Cepat ! Cukup Dengan E-KTP, Proses Klaim BPJS Tenaga Kerja Tak Sampai 6 Menit

PONTIANAK - Kini pengajuan klaim BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) tidak  membutuhan waktu yang lama, cukup enam menit saja. Dan untuk syarat ketentuannya pun sangat sederhana. 

Bagi pekerja yang sudah berhenti, cukup membawa E-KTP dan didukung dengan membawa surat pengalaman kerja, copy Kartu Keluarga (KK), dan copy E-KTP sudah bisa langsung mengajukan klaim BPJS TK yang terbilang sangat cepat ini.

“Jadi bagi pekerja yang sudah berhenti bekerja, terus kemudian dia sudah merekam E-KTP, maka ketika dia berhenti bekerja cukup membawa E-KTP, tapi syarat yang lainnya juga terap harus dibawa untuk membuktikan jika memang benar orangnya sudah berhenti. Syaratnya seperti membawa surat pengalaman kerja, copy KK, copy E-KTP. Nanti E-KTP nya di taruh di alat E-KTP Reader untuk mempercepat proses klaim, sehingga nanti akan muncul namanya, setelah itu tinggal di print,” jelas Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Adi Hendrata, Selasa (16/4/2019).

Baca: Pindah ke BPJS Mandiri, Begini Prosedurnya

Baca: BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 Triliun Bayar Klaim Rumah Sakit, Termasuk di Sintang

Dengan pemanfaatan E-KTP ini dapat menjawab tantangan di era teknologi digital yang menuntut untuk kecepatan, kemudahan, dan efisiensi.

“Yang kita harapkan setelah berkasnya sudah dimasukan dan diproses 6 menit, ketika yang klaim sudah keluar dari kantor BPJS Ketenagakerjaan, asal dia rekening banknya sama dengan kita, yaitu Mandiri maka hari itu juga uangnya sudah langsung masuk. Selesai di proses langsung kita verifikasi, dan kelengkapan berkasnya juga sudah kita terima,” ucapnya.

Adapun kendala yang di hadapi oleh BPJS Ketenagakerjaan terkait proses ini yaitu masih banyak masyarakat yang datang dengan membawa KTP biasa, belum elektronik. Sehingga mengakibatkan data tidak bisa dideteksi oleh alat. 

Selain itu, ada yang KTP nya sudah elektronik, tapi ternyata statusnya masih aktif atau masih bekerja. Walaupun di tempatnya bekerja padahal sudah berenti, hal ini dikarenakan perusahaan yang lambat melaporkan tetang status pekerjanya.

“Sebenarnya kalau klaim di PBJS Ketenagakerjaan ada Service Level Agreement (SLA) nya, kalau jaminan hari tua itu klaim SLA nya paling lama 5 hari kerja sudah harus dibayar, kemudian jaminan kematian 3 hari kerja, berkas lengkap harus dibayar dan jaminan kecelakaan kerja, berkas lengkap itu 7 hari kerja udah harus dibayar, kemudian jaminan pensiun sama, 7 hari juga di bayar,” ujar Adi.

Baca: Transformasi Contact Center, BPJS Ketenagakerjaan Kenalkan Layanan Masyarakat 175

Baca: Belanja Pakai Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat Diskon

Adi Hendrata mengimbau, untuk bisa menggunakan fasilitas ini agar segera mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk), karena seperti yang telah diketahui bahwa E-KTP sangat penting. Seperti untuk BPJS ketenagakerjaan, BPJS kesehatan bahkan sekarang digunakan untuk pilpres dan pileg sehingga data tersebut bisa terdata dengan baik.

“Karena kalau teman-teman pekerja belum melakukan proses perubahan jadi E-KTP, datanya tidak masuk ke kami, sehingga kami juga untuk melakukan proses pembayaran akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Kemudian kalau datang ke BPJS ketenagakerjaan selain bawa E-KTP tolong berkas perlengkapan pendukungnya dibawa untuk bukti bahwa benar orangnya, karena memang kan untuk menyakini supaya ini pembayaran tepat, jumlah tepat, orang tepat, waktu tepat maka kita yakini orang yang menghadap dikita adalah orang yang benar,” pungkasnya. (Mia Monica)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved