BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 Triliun Bayar Klaim Rumah Sakit, Termasuk di Sintang

Konferensi Pers ini dipimpin oleh Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Aisyah dan dihadiri oleh awak media

BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 Triliun Bayar Klaim Rumah Sakit, Termasuk di Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang menggelar Konferensi Pers Terkait Pembayaran Klaim Fasilitas Kesehatan yang digelar di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Selasa (16/4/2019) siang. (Tribun Pontianak/Wahidin) 

BPJS Kesehatan Gelontorkan 11 Triliun Bayar Klaim Rumah Sakit, Termasuk di Sintang

SINTANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang menggelar Konferensi Pers Terkait Pembayaran Klaim Fasilitas Kesehatan yang digelar di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Selasa (16/4/2019) siang.

Konferensi Pers ini dipimpin oleh Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Aisyah dan dihadiri oleh awak media, baik cetak, online maupun elektronik.

Dalam penjelasannya, Aisyah menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit se-Indonesia.

Kemudian di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Baca: Merantau Dari Jawa ke Sintang, Bowo Pertama Kali Lakukan Perekaman E-KTP

Baca: Bupati Jarot Hadiri Video Conference Kesiapan Pemilu 2019 di Mapolres Sintang, Antisipasi Masalah

"Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami," katanya.

Menurutnya Aisyah, rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu.

"Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan," katanya.

Menurut Aisyah, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

Baca: Kegiatan Rakerwil AMSI, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan Sosial Masa Depan

Baca: Belanja Pakai Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat Diskon

Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved