Open Biding, Upaya Kepala Daerah Menemukan Tim Work
Dirinya juga berharap Gubernur tidak melakukan pemilih JPT berdasarkan like and dislike.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
Open Biding, Upaya Kepala Daerah Menemukan Tim Work
PONTIANAK - Pakar Kebijakan Publik Universitas Tanjung Pura, DR Erdi Msi menilai muara dari open biding yang dilakukan oleh kepala daerah adalah ingin menemukan figur-figur yang akan menjadi bagian tim work untuk menterjemahkan visi misi Kepala Daerah dalam bentuk program pembangunan di masing-masing SOPD.
"Open biding ini akan mengeluarkan orang yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan komitmen sebagai tim work yang dipimpin gubernur untuk merealisasikan program pembangunan dalam visi misinya," ujar Erdi.
Baca: Bawaslu Imbau Masyarakat Dihimbau Laporkan Pelanggaran Pemilu
Baca: Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan di Kapuas Hulu
Dirinya memaparkan open biding juga bagian dari upaya kepala daerah menemukan personal-personal agar satu visi dan mampu berinovasi dan tidak keluar dari rencana pembangunan Gubernur dan wakil gubernur dalam RPJMD
Ia mengatakan setiap orang yang akan mendaftar untuk mengikuti open biding tentunya akan melihat visi misi tersebut dan sudah dapat mempersiapkan dan telah menyiapkan konsep untuk mewujudkan dalam program-program didinasnya.
"Misalnya yang diopen bidingkan di Dinas Sosial, tentu dia akan melihat pembangunan dibidang sosial itu apa saja, sehingga dia punya konsep untuk itu," ujarnya.
Baca: TERPOPULER - Nyoblos Tanpa Undangan, Kisah Perjalanan Cinta di LIDA 2019, hingga Piala Indonesia
Dirinya juga berharap Gubernur tidak melakukan pemilih JPT berdasarkan like and dislike.
Akan tetapi penentuan pemilihan pejabat dari proses open biding itu dilakukan dengan pertimbangan nilai tertinggi dari hasil seleksi open biding.
"Bahwa nilai tertinggilah yang nantinya diterima dan dipilih," pungkasnya.