Citizen Reporter

Menteri Yohana: UU Sistem Peradilan Anak tidak Bisa Diganggu Gugat dalam Kasus Audrey

Bila mana yang mau kuliah terus terhambat di tengah jalan karena masalah ini, lapor kepada saya supaya saya bisa koordinasi.

Menteri Yohana: UU Sistem Peradilan Anak tidak Bisa Diganggu Gugat dalam Kasus Audrey
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana pertemuan Menteri PPPA, Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono dan Kapolresta bersama stakeholder lainnya.   

Citizen Reporter
Humas Pemkot Pontianak, Jimmy Ibrahim  

PONTIANAK - Kasus penganiayaan terhadap AU, siswi SMP oleh tiga siswi SMA di Pontianak menyedot perhatian semua pihak.

Bahkan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise datang langsung ke Pontianak yang diterima Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Kantor Wali Kota, Senin (15/4/2019).

Yohana merupakan menteri kedua setelah sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang datang langsung ke Pon

Baca: Saksi Peserta Pemilu Boleh Dua Orang, Aryana: Mesti Bawa Mandat ke TPS

Baca: PSI Hanya Kirim Saksi ke Daerah Berpotensi Raup Suara Tinggi

tianak untuk memantau perkembangan perkara AU pada hari Kamis (11/4/2019) lalu.

Di Kantor Wali Kota Pontianak, Menteri Yohana bertemu dan berbicara langsung dengan ketiga Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). 

Kepada mereka, ia menyatakan bahwa dirinya selaku Menteri PPPA merangkul anak-anak tanpa diskriminasi, baik terhadap pelaku maupun korban.

Sebab, jelas dia, anak-anak harus dilindungi oleh negara karena mereka masih mempunyai masa depan yang panjang. 

“Pengadilan anak mempunyai kekhususan dan tidak sama dengan pengadilan dewasa. Sudah ada Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan itu harus melalui diversi mediasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Undang-undang (UU) Perlindungan Anak juga sudah ada, yakni UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2002. 

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved