Inilah 2 Lokasi dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak oleh 12 Siswi SMA
KPPAD selaku lembaga yang bergerak dibidang perlindungan anak akan memberikan pendampingan baik pada korban maupun pada pelaku.
Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
Inilah 2 Lokasi dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak oleh 12 Siswi SMA
PONTIANAK - Informasi terkait dugaan pengeroyokan terhadap siswi SMP Pontianak oleh 12 siswi SMA dari sekolah berbeda menggemparkan Tanah Air.
Persitiwa ini diduga terjadi di luar jam sekolah, namun status mereka yang masih pelajar aktif menjadi perhatian banyak elemen.
Dunia pendidikan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pun menjadi sorotan dalam dua hari terakhir.
Diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan murid SMA.
Baca: Gubernur Kalbar Beri Pernyataan Terhadap Pelaku Tindak Kekerasan Audrey
Baca: KPPAD Kalbar Ancam Tindak Tegas Penyebar Foto Pelaku dan Korban
Korban tengah menjalani perawatan.
Ada dua tempat yang menjadi sorotan dalam kasus ini yakni Jalan Sulawesi dan Taman Akcaya Pontianak.
Berikut Tribunpontianak.co.id menjelaskan terkait dua tempat tersebut.
Taman Akcaya Pontianak adalah satu di antara taman di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Lokasinya di Jalan Sultan Syahrir, Akcaya, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (kalbar).
Taman Akcaya bisa jadi alternatif untuk keluarga mengabiskan waktu di akhir pekan, taman yang berada di Jalan Sutan Syahrir ini cocok bagi anda yang ingin menghabiskan waktu bersama anak-anak.
Ditumbuhi pohon yang rindang menambah suasana asyik untuk bersantai, karena anda tidak akan kepanasan.
Selain itu, taman ini juga dilengkapi dengan rumah baca. Anda bisa membawa putra-putri anda untuk mengunjungi dan sambil membawanya belajar di rumah bacanya.
Disana tersedia berbagai buku dan dapat dibaca oleh anak-anak serta buku pengetahuan yang dapat dibaca orang dewasa.
Taman ini dibangun oleh Pemerintah Kota Pontianak untuk menyediakan fasilitas umum terutama untuk tempat berinteraksi para warganya.