Tanggapan Siswa SMAN 1 Pontianak Tentang Pelaksanaan UNBK 2019

Muhammad Faiz mengatakan untuk soal pada hari ini pelajaran Bahasa Indonesia ada yang gampang dan susah.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Siswa-siswi SMA Negeri I Pontianak saat mengikuti UNBK di SMA Negeri I, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (1/4/2019). Peserta UNBK SMA Negeri I Pontianak berjumlah 423 siswa, terdiri dari IPA berjumlah 322 siswa dan IPS berjumlah 101 siswa, dengan menggunakan 6 lab komputer, 1 lab berisi 36 siswa, pelaksanaan UNBK SMA berlangsung pada tanggal 1,2,4 dan 8 April. 

Tanggapan Siswa SMA N 1 Pontianak Tentang Pelaksanaan UNBK 2019

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Muhammad Faiz Al Hamidi (18) satu diantara siswa kelas XII jurusan IPS SMA Negeri 1 Pontianak yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 yang dimulai pada hari ini, senin ( 1/4/2019).

Muhammad Faiz mengatakan untuk soal pada hari ini pelajaran Bahasa Indonesia ada yang gampang dan susah. Untuk sistem juga sudah jauh lebih baik dari simulasi sebelumnya. Walaupun masih terdapat sedikit kendala.

"Misalnya kayak tadi saya mengalami kendala pas mau proses pindah soal tiba-tiba logout sendiri, jadi harus login ulang," imbuhnya.

Faiz mengaku untuk masalah pengoperasian komputer aman dan lancar tidak ada kendala saat pelaksanaan UNBK.

Baca: Karolin Ingatkan Provider Telekomunikasi Segera Bayar Tunggakan Retribusi

Baca: Kalbar 24 Jam - Foto Viral Gadis Kecil, The Gade Night Fun Run hingga Sebar Video Pacar Tanpa Busana

Baca: Jadwal Penerimaan Sekolah Kedinasan BMKG (STMKG), Cek Persyaratan dan Tata Cara Mendaftar

"Menurut saya kemudahan sistem UNBK lebih enak, tinggal di klik saja. Kalo kertaskan harus dibulatkan dan harus tebal, kalau kayak gitukan lumayan makan waktu dan takutnya tidak terbaca komputer karena kurang tebal," jelasnya.

Namun untuk kesulitan yang ditemukannua saat UNBK adalah masalah seperti pada saat pengisian soal bisa ter logout sendiri.

Faiz mengatakan untuk persiapan pribadinya sendiri Insyaallah sudah cukup matang, karena dari mulai kelas XII semester 1 kemaren sekolah sudah mengadakan bimbingan belajar tambahan diluar jam pelajaran.

Selain Bimbel disekolah, Faiz juga mengikuti bimbel tambahan diluar jam sekolah.

Muhammad Faiz Al Hamidi mengatakan bahwa dirinya sudah diterima di jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Brawijaya (Unibraw) jurusan Kewirausahaan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved