Japri Luncurkan Aplikasi Pemantauan, Ajak Masyarakat Kawal Pemilu
Kholili mengatakan, relawan pemantau Japri melibatkan berbagai kalangan termasuk generasi milenial
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Tri Pandito Wibowo
Japri Luncurkan Aplikasi Pemantauan, Ajak Masyarakat Kawal Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Setelah sukses meluncurkan aplikasi pemantauan pemilu di Swiss Bel Hotel Kalibata, Jakarta, Rabu (6/3/2019) lalu, Relawan Jaringan Pemantau dan Riset Indonesia (Japri) menyatakan siap untuk mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019.
“Secara nasional kami siap mengawasi. Begitu juga dengan Japri Kalbar, akan mengawasi jalannya pemilu ini,” ujar Kholili Muhammad, Korwil Japri Kalbar, di Pontianak, Minggu (31/3/2019).
Baca: Prabowo Menang Pilpres 2019, Hashim: PAN Dapat 7 Kursi Menteri, PKS 6, Demokrat Dalam Pertimbangan
Baca: Media Officer Persija Minta The Jak Mania Hadir di Markas Ceres
Baca: Desa Madura Kecamatan Teluk Pakedai Kubu Raya, Luas Wilayahnya Hanya 3,71 KM Persegi
Kholili mengatakan, relawan pemantau Japri melibatkan berbagai kalangan termasuk generasi milenial.
Di mana partisipasi ini dengan membangun jaringan berbagai kalangan untuk ikut berperan aktif sebagai subjek pengawasan dalam mengawal suksesnya Pemilu 2019.
Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan diluncurkannya aplikasi Japri, nantinya publik dapat dengan mudah dalam hal melaporkan berbagai pelanggaran yang ditemukan di lapangan.
Laporan akan terhubung dengan dashboard yang bisa dipantau oleh Bawaslu dan Kornas Japri.
“Sebelumnya tersedia versi Beta. Tapi saat ini bisa langsung didownload di Playstore,” kata Kholili.
Pada soft launching aplikasi Japri sekaligus dibarengi dengan acara diskusi, dihadiri oleh Bawaslu RI. Kholili mengatakan, Japri telah masuk sebagai salah satu tim pemantau independen yang diakui dan terdaftar di Bawaslu.