Momen Rakerkesda, Diskes Kalbar Wacanakan Sistem Informasi Kesehatan Daerah

Harry Agung Tjahyadi menuturkan didalam rakerkesda dibahas soal sistem satu data di Kalbar

Momen Rakerkesda, Diskes Kalbar Wacanakan Sistem Informasi Kesehatan Daerah
TRIBUNPONTIANAK/Anesh Viduka
Rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda) provinsi Kalimantan Barat, di hotel Kapuas Palace, Pontianak, Rabu (27/3/2019). Rakerkesda ini mengangkat tema "Penguatan Peran dan Komitmen Provinsi, Kabupaten/kota Dalam Pelayanan Kesehatan Menuju Cakupan Kesehatan Semesta". Rakerkesda berlangsung sejak 27-29 Maret 2019. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Momen Rakerkesda, Diskes Kalbar Wacanakan Sistem Informasi Kesehatan Daerah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harry Agung Tjahyadi menuturkan didalam rakerkesda dibahas soal sistem satu data di Kalbar.

Gubernur Kalbar Sutarmidji beberapa waktu lalu juga meluncurkan aplikasi satu data sebagai dasar dan pijakan pemerintah dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan.

"Pada momen rekerkesda kalbar kita juga mengundang pembicara dari Kemenkes yang berkaitan dari segi data," ujarnya sesaat setelah acara dialog pada rakerkesda Diskes Provinsi Kalbar, Rabu (27/3/2019).

Baca: Diskes Provinsi Kalbar Gelar Rakerkesda

Baca: BREAKING NEWS - Gempa Guncang Sintang, BMKG Imbau Masyarakat Tenang! Magnitudo 3,1 Kedalaman 5 KM

Baca: Klarifikasi Tiffani: Saya Tidak Berkeinginan Menjadi Istri Kedua Sandiaga Uno

Secara khusus pihaknya mengundang Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI Didi Budijanto yang menyampaikan materi tentang manajeman data dan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik.

Agung menuturkan beberap daerah di Indonesia sudah mulai ramai dibicarakan dibeberapa daerah namun proses implementasinya masih sangat lamban, karena berpakaitan dengan sarana, infrastruktur pendukung.

"Realisasinya bukan saja soal pembuatan aplikasi atau program dan menjalankan, akan tetapi berkaitan dengan saran infrastruktur penunjangnya, seperti kemampuan internet dan SDM yang kita miliki," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya secara bertahap akan mengembangkan sistem informasi data kesehatan yang muaranya nanti akan berhubungan dengan akurasi data, percepatan informasi dan akses data.

"Saya kira itu tentu akan nyambung dengan program pak gubernur kaitanya dengan satu data Kalbar," ujarnya.

Ia menyampaikan saat ini memang terdapat beberapa pos layanan kesehatan yang telah mulai menguji cobakan terkait siste informasi data kesehatan.

"Memang ada beberapa kabupaten yang mulai diujicobakan, karena memang dipuskesmas sendiri ada aplikasi terkait pelayanan JKN, yang tentunya kedepan bisa singkron dengan SIKDA Generik tadi," ujarnya.

Terkait hal tersebu, tentunya kita mendorong terus menerus ujicoba tersebut dan secara bertahap dapat dikembangkan sehingga sistem data dan informasinya kesehatan secara keseluruhan dapat terintegrasi.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved